oleh

UIM Tasyakuran Milad ke-54

Editor : Ashar Abdullah-Edukasi, Kampus-

– Kepala LLDikti Pidato Daring

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Universitas Islam Makassar (UIM) menggelar tasyakuran Milad ke 54 di auditorium M Zain kampus Qurani Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi Gorontalo Prof Dr Jasruddin MPd menyampaikan pidato secara daring melalui aplikasi zoom meeting.

Ia mengatakan perkembangan dan kualitas UIM cukup terasa meningkat selama 2,5 tahun dirinya menjadi Kepala LLDikti.

“Saya yakin UIM akan semakin melesat ke depan apalagi dengan akan selesainya pembangunan gedung baru kampusnya,” ujarnya kepada undangan terbatas peringatan Milad tersebut.

Milad tersebut tidak mengundang tokoh publik karena masih dalam suasana pandemi. Hadir Ketua Tanfiziah PCNU Makassar Dr KH Baharuddin HS, para mantan rektor dan wakil rektor di antaranya Prof Dr Zainuddin TH rektor pertama peletak dasar pengembangan UIM.

Wakil Ketua Yayasan Al Qazali UIM, Dr KH Muamar Bakry Lc hadir mewakili Ketua Yayasan Dra Hj Fatimah Kalla Apt.

Lebih jauh, Prof Jasruddin menjelaskan jumlah mahasiswa UIM terus tumbuh jumlahnya sekaligus menjadi ukuran UIM semakin diminati dan dipercayai masyarakat karena memiliki daya saing.

“Trend kenaikan itu karena pimpinan UIM telah memahami global kompetitif sebuah lembaga pendidikan tinggi dengan meningkatkan kinerja penelitian hingga kolaborasi antar perguruan tinggi,” urainya.

Hal lain diakui oleh Prof Jasruddin, UIM telah responsif menyiapkan infrastruktur teknologi (IT) melalui program Smart Campus. “Mau tak mau peran IT ke depan akan dominan,” ujarnya.

Ia berharap, UIM harus mengentalkan ciri dan keunikan khusus orientasi akademiknya. Merespon harapan tersebut, Rektor UIM Dr Ir Hj A Majdah M Zain MSi dalam sambutannya menjelaskan UIM telah menetapkan karakter sebagai perguruan tinggi dengan prinsip nilai aswaja an nahdiyah.

“Nilai ke-aswaja-an ini merupakan warisan dari para pendiri UIM dengan niat ikhlasnya menjadi spirit bagi pengembangan UIM,” tuturnya.

Majdah optimis UIM akan terus berkembang jika seluruh civitas akademika terus menjaga keikhlasan dan rasa syukur. (*)

Komentar