oleh

Kalla Toyota Beri Kiat Bisnis Dimasa Pandemi

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Hikmah-Bisnis, Ekobis, Otomotif-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Wabah virus corona yang mengharuskan masyarakat tetap dirumah selama tiga bulan lebih membawa situasi sulit bukan hanya bagi masyarakat pekerja tetapi juga pengusaha.

Olehnya Kalla Toyota menggelar Fleet Customer Gathering Online secara live streaming dengan 150 mitra fleet Kalla Toyota yang tersebar di wilayah Sulsel, Sulbar, Sulteng, dan Sultra yang ikut berpartisipasi

Mengusung tema ‘Attack or Defend’, Kalla Toyota menghadirkan Direktur PT Astra Internasional, Suparno Djasmin dan Jahja B Soenarjo yang merupakan konsultan dan praktisi bisnis di Indonesia.

Robby Wijaya selaku Chief Operation Officer Kalla Toyota dalam sambutannya mengatakan saat ini kita berada di situasi yang tidak mudah. Pengusaha harus mampu menentukan tindakan apa yang harus diambil.

“Pengusaha akan dihadapkan pada pilihan apakah lebih aktif bergerak, atau bertahan menunggu peluang,” katanya Rabu (10/06/2020).

Sejalan dengan itu, Direktur PT Astra Internasional, Suparno Djasmin memaparkan bahwa pandemi ini memberikan dampak yang cukup besar dalam perekonomian Indonesia.

Menurutnya, perlambatan ekonomi terjadi diberbagai sektor ekonomi. Di bulan Juni, PSBB di berbagai kota sudah berakhir, harapannya adalah berbagai sektor ekonomi bisa kembali bergerak namun tetap disiplin dengan protokol kesehatan yang berlaku.

“Kita melihat terjadinya perubahan gaya hidup sehingga kita banyak menggunakan teknologi guna mendukung aktivitas kita. Salah satunya dengan sistem online. Awareness masyarakat terhadap sistem online ini cukup membantu sehingga ekonomi masih bisa bergerak,” ungkapnya Suparno Djasmin

Lebih jauh Jahja B Soenarjo selaku konsultan dan praktisi bisnis di Indonesia juga memaparkan bahwa Indonesia berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Menurut Jahja, pemulihan harus dilakukan dengan cepat.

“Sepanjang sejarah, situasi ini yang paling tidak terduga dengan dampak yang luar biasa di seluruh dunia. Sektor otomotif juga mengalami penurunan, namun tidak separah sektor lainnya. Sektor otomotif masih memiliki harapan.” Ungkapnya.

Lebih jauh Jahja menyarankan agar pebisnis menghadirkan pelayanan yang lebih baik agar bisa diterima dengan baik pula oleh konsumen.

“Semua bisnis jika memiliki pelayanan yang bagus, akan mendapatkan posisi di hati konsumen. Bisnis proses harus diperbaiki setiap waktu. Konsumen akan membuat bisnis kita dapat berjalan berkelanjutan,” ungkap Jahja B Soenarjo.

Selain mendapatkan materi bermanfaat, dalam kegiatan ini pula mitra fleet Kalla Toyota berkesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada kedua narasumber. (*)

Komentar