oleh

Gugus Covid-19 Makassar Ancang-ancang Terapkan PSSB Jilid III

Editor : Ashar Abdullah-Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Jubir penanganan Covid- 19 Kota Makassar, Ismail Hajiali mengatakan PSSB jilid III bisa saja diterapkan lagi, jika jumlah kasus positif dan reaktif terus meningkat.

“Kurva kasus pandemi Covid-19 di Makasssr menentukan apakah masuk PSBB jilid III atau tidak. Kemunkinan bisa saja, tapi tergantung kondisi yang melandai,” ujarnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/6/2020).

Menurutnya, aturan PSBB sebenarnya bisa diterapkan kapan saja sesuai Permenkes No 9 tahun 2020 tentang pedoman penetapan PSBB.

Dimana PSBB itu ditetapkan oleh Kemenkes RI atas usulan atau permohonan dari kepala daerah dan ketua pelaksana gugus tugas covid-19 di daerah setempat.

“Salah satu poin bisa dilakukan PSBB adalah jumlah kasus positif dan kematian menyebar signifikan di wilayah tersebut,” jelas Kadis Infokom kota Makassar itu.

Ditambahkan Permenkes 9 tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19 adalah kelanjutan dari Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan penanganan Covid-19. (*)

Komentar