oleh

DPRD Parepare fasilitasi Aduan Warga ke Pemkot yang Belum Terima Bantuan

Editor : Kalmasyari-Berita, Daerah, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Pimpinan DPRD Kota Parepare memfasilitasi aduan warga yang belum menerima bantuan, yaitu sekitar 600 warga yang telah divalidasi dan verifikasi. Hal itu dilakukan agar datanya akurat, tidak ganda, dan jelas jenis bantuan yang harus mereka terima.

Wakil Ketua DPRD Parepare, M Rahmat Sjamsu Alam, mengatakan, hal itu dilakukan agar data penerima akurat, tidak ganda, dan jelas jenis bantuan yang harus diterima.

Sebanyak 600 data warga yang mengadu belum terima bantuan selama pandemi Covid-19, hal itu diterima Tim Pengawas Penanganan Covid-19 DPRD Parepare.

“Data ini harus divalidasi oleh Dinas Sosial selaku SKPD yang diberi wewenang utk menyalurkan Bansos sebelum disampaikan ke publik. Jangan sampai datanya tidak valid,” jelas Rahmat.

Ditambahkan Rahmat, pihaknya meminta kepada Tim Pengawas Penanganan Covid-19 DPRD agar menyerahkan data itu ke Dinas Sosial (Dinsos) untuk divalidasi.

“Agar kita bisa mengetahui mana-mana yang sudah dapat atau ganda dan mana-mana yang belum mendapat bantuan,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Parepare itu.

Rahmat memaparkan, data yang akuran dan valid nantinya, dapat disampaikan kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 atau Badan Keuangan Daerah (BKD) selaku pengguna anggaran BTT (biaya tidak terduga) untuk dialokasikan dana bagi warga tersebut melalui Bansos atau yang bersifat dampak Covid-19.

Diketahui, data aduan warga yang belum menerima bantuan, sudah resmi diserahkan ke Ketua Tim Pengawas Penanganan Covid-19 DPRD Parepare, Rudy Najamuddin selanjutnya kepada Kepala Dinas Sosial Parepare, Hasan Ginca di Kantor DPRD Parepare.
(***)

Komentar