oleh

Kalla Toyota Sosialisasikan Tips Hidup Sehat di Era New Normal Lewat Costumer Gathering

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Hikmah-Ekobis-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Kalla Toyota menghadirkan Tips Hidup Sehat di Era New Normal pada gelaran Customer Gathering Online Series 7.

Dalam kegiatan tersebut, 175 pelanggan Kalla Toyota yang tersebar di wilayah Sulsel, Sulbar, Sulteng, dan Sultra hadir dalam agenda bulanan ini.

“New normal ini memaksa kita untuk mengubah pola hidup yang lebih bersih dan sehat. Hidup berdampingan dengan pandemi virus bukanlah hal mudah, namun tentu bisa kita lalui. Kalla Toyota hadir memberikan edukasi tentang tips hidup sehat melalui Customer Gathering Online kali ini,” ungkap Aswan Amiruddin selaku Marketing Manager Kalla Toyota Jumat (26/06/2020)

Dalam event ini pula, Kalla Toyota menghadirkan dua narasumber yakni Dr. dr. Harun Iskandar, SpPD, SpP(K) yang merupakan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, dan dr. Fadli Ananda SpOG, M.Kes yang merupakan direktur dari RSIA Ananda. Kalla Toyota membukukan 523 SPK dalam tujuh series Customer Gathering yang dimulai sejak bulan Mei lalu.

Kalla Toyota senantiasa menerapkan standar protokol kesehatan demi kenyamanan pelanggan. Baik showroom maupun bengkel telah rutin dilakukan penyemprotan desinfektan.

“Jadi pelanggan tidak perlu khawatir lagi jika ingin mengunjungi bengkel atau showroom kami,” ungkap Fery Irawan, West Region General Manager Kalla Toyota.

Salah satu narasumber, dr. Harun dalam materinya memberikan penjelasan bahwa era new normal ini bukan kembali ke masa normal sebelum memasuki masa pandemi, namun, new normal adalah pola hidup normal yang baru. Ada era baru yang harus kita hadapi. Life must go on, hidup harus tetap berlanjut walaupun ditengah pandemi. Namun tetap menerapkan standar protokol kesehatan yang baik. Hal ini disebabkan karena virus ini belum bisa dihilangkan, namun disisi lain kita harus tetap bergerak untuk perekonomian masyarakat.

“Kita tetap bisa beraktivitas ekonomi, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu protokol kesehatan. Ekonomi jangan sampai mati, karena orang-orang nanti akan meninggal bukan karena virus COVID – 19, melainkan karena tidak bisa makan. Oleh karena itu, diambilah langkah penerapan era New Normal ini,” ungkap dr. Harun. (*)

Komentar