oleh

Pengawal Bupati dan Wabup Takalar Hanya Diupah Rp400 Ribu Per Bulan

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Ady-Takalar-

TAKALAR, BACAPESAN.CO – Mengawal seorang pejabat negara setingkat Bupati dan Wakil Bupati tidaklah mudah. Selain menguras tenaga, mereka pun dituntut profesional, bahkan nyawa taruhannya. Namun, bagaimana jadinya kalau seorang pengawal hanya diberi upah tak sebanding kinerjanya.

Hal ini dialami oleh sejumlah pengawal yang mengawal Bupati dan Wakil Bupati Takalar setiap harinya, berdasarkan pengakuan sejumlah pengawal mereka hanya diberi upah Rp400 ribu per bulan.

“2018 kami terima Rp900 ribu per bulan, 2019 kami terima Rp400 ribu per bulan, sedangkan untuk tahun 2020 kami belum tahu apa ada kenaikan dari angka Rp400 ribu atau ada penurunan. Untuk di tahun 2020 mulai Januari sampai memasuki Juni kami belum terima,” kata seorang sumber yang enggan disebutkan namanya, Minggu (28/6/2020).

Diketahui, berdasarkan data yang diterima wartawan, daftar 10 orang honorariun TNI/Polri petugas pengamanan personil Polres Takalar, dan personil Kodim 1426 Takalar dan profesional sebagai penghubung/
Leasing Officer (LO) dan petugas pengawalan Bupati dan Wakil Bupati Takalar mereka diberi upah atau honororium senilai Rp400 ribu per bulan dan itu diterima sekali dalam tiga bulan.

Upah atau LO untuk sejumlah pengawal yang mengawal Bupati dan Wakil Bupati Takalar dibayarkan melalui juru bayar atau bendahara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP). Namun, sampai berita ini diturunkan Kasatpol Takalar Muh Alwi enggan dikonfirmasi. (*)

Komentar