oleh

Pimpin Hipmi Sulsel, Andi Rahmat Manggabarani Siap Kawal Pengusaha di Tengah Pandemi

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Hikmah-Ekobis-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Setelah sepuluh tahun menjajaki Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulawesi Selatan, pengusaha sukses Andi Rahmat Manggabarani berhasil mungukirkan namanya sebagai ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Sulsel periode 2020-2023.

Karirnya terbilang sangat gemilang. Andi Rahmat Manggabarani berhasil menggantikan Herman Heizer yang menjabat selama tiga tahun dua bulan sebagai ketua BPD Hipmi melalui jalur aklamasi.

Lewat jabatan barunya sebagai orang nomor satu di Hipmi, putra dari Andi Idris Manggabarani ini berkeinginan membawa Hipmi menjadi wadah bagi para pengusaha muda untuk sukses dan maju.

Keinginan tersebut semakin menggebu terutama disaat sekarang dimana perekonomian sedang lesu akibat covid-19.

“Saya berharap pengusaha dapat sukses bersama, sehingga mampu menggerakkan ekonomi Sulsel dan Sulsel bisa menjadi provinsi terbaik kedepannya,” imbuhnya.

Salah satu yang menjadi target dari pengusaha jebolan London School Of Public Relations ini adalah membawa UMKM Sulsel melabuhkan produknya tidak hanya di kancah nasional tetapi juga internasional.

“Kedepan kami menargetkan produk UMKM mampu bersaing tidak hanya secara nasional tetapi juga mendunia,” jelasnya.

Namun menurut Rahmat, hal tersebut tidak akan terwujud jika tidak ada pembenahan terhadap Hipmi kearah yang lebih baik. Olehnya Andi Rahmat mengemban misi untuk terlebih dahulu membenahi data pengusaha yang menjadi kader Hipmi.

“Dengan melakukan pembenahan kualitas pendataan, maka kedepannya kualitas organisasi mampu membawa pengaruh besar bagi pengusaha UMKM,” ujarnya.

Setelah melakukan pembenahan, kedepannya Rahmat berkeinginan untuk mengawal dan memberikan investasi bagi pengusaha UMKM di masa pandemi.

“Kita akan memberikan teman-teman pengusaha ini investasi berupa pengembangan diri seperti coaching dan seminar online. Mengapa demikian karena sekarang ini ekonomi dalam keadaan terpuruk maka kita pengusaha perlu ilmu bagaimana perusahaan bisa bertahan dan terus tumbuh,” ungkapnya. (*)

Komentar