oleh

Kejari Parepare Bersama Gegana Sat Brimob Polda Sulsel Musnahkan 6000 Batang BB Detonator

Editor : Kalmasyari-Berita, Daerah, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Parepare Nomor: 288/Pid.Susus/2019/ PN Parepare. Tanggal 21 Januari 2020. Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare bersama Batalyon B Pelopor Brimob Polda Sulsel, memusnahkan barang bukti (BB) detonator 6000 batang, Kamis (9/7/2020), di Salo Karajae, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.

Pada kegiatan pemusnahan BB detonator itu, dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parepare Amir Syarifuddin, Dandem Gegana Polda Sulsel AKBP Saruna, serta Unsur Muspida yaitu Pemkot Parepare, Kapolres, Kalapas, Dandim 1405/Mlts, dan Pengadilan Negeri, dan Camat Bacukiki.

“Pemusnahan barang bukti ini telah berkekuatan hukum tetap putusan dari Pengadilan Negeri Parepare dalam perkara umum,” terang Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parepare, Amir Syarifuddin.

Dijelaskan Amir Syarifuddin, pelaksanaan pemusnahan detonator itu dilaksanakan oleh Tim Gegana Sat Brimob Polda Sulsel, karena kata dia, bahan peledak itu sangat berbahaya, pemusnahannya harus dilakukan oleh ahlinya.

Sementara itu, Dandem Gegana Polda Sulsel, AKBP Saruna mengatakan, pemusnahan bb detonator itu dilakukan sesuai standar operasi prosedur pemusnahan.

“Sebanyak 13 personil kami turunkan melakukan pemusnahan, dua diantaranya perwira penjinak bom, menggunakan satu unit penjinakan bom dari Gegana Sulsel,” jelasnya

Ditambahkan AKBP Saruna, pemusnahan dilakukan secara bertahap, menanam barang bukti tersebut ke dalam tanah yang sebelumnya telah diukur melalui teknik peledakan tim Gegana Brimob Polda Sulsel.

“Peledakan barang bukti tidak sekali, mengingat 6000 batang barang bukti, maka diledakan secara bertahap apalagi suara dan getaran yang dihasilkan sangat keras,” paparnya
(***)

Komentar