oleh

Dosen UMI Bekali Majelis Taklim Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah

Editor : Syarifah Fitriani-Maros-

MAROS, BACAPESAN.COM – Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dr Abdul Rauf Assagaf dan Dr Surani melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Hal ini dilakukan sebagai bentuk implementasi dari program tri dharma perguruan tinggi dengan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut bertemakan” Manajemen Pembinaan bagi Majelis Taklim Assakinah melalui Pelatihan Penyelenggraan Jenazah” di Kelurahan Allepolea Kec. Lau Kabupaten Maros, Sabtu, 11 Juli 2020.

Implementasi progam pengabdian tersebut merupakan kegiatan Internal bagi dosen UMI di bawah naungan langsung Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) dengan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Pelatihan ini diikuti sebanyak 45 orang peserta yang terdiri dari Imam Masjid, Imam Kelurahan, para pengurus dan anggota Majelis Taklim Assakinah Kelurahan Allepolea Kecamatan Lau, bertempat di Masjid Nurul Ittihad Hj Asseng Taba, Kabupaten Maros.

Peserta Pelatihan diberikan materi teori dan praktikum, pengenalan tentang keutamaan mengurus jenazah dalam Islam, tata cara penyelenggaraan jenazah yakni memandikan, mengkafankan, menyalati dan menguburkan.

Tim PkM-UMI Surani menyampaikan bahwa dalam pengabdian masyarakat ini para peserta dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan, khususnya para pengurus dan anggota Majelis Taklim Assakinah.

“Sehingga diharapkan dapat menambah pengetahuan, keterampilan dan kemampuan dalam pelaksanaan penyelenggaraan jenazah di masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut Tim PkM UMI tetap memberlakukan protokol kesehatan bagi peserta dengan membagikan masker kepada peserta pelatihan, pemberian Hand Sanitizer sebelum masuk dan menjaga jarak selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Lurah Allepolea Abdul Azis Alimuddin, yang sempat hadir menyampaikan apresiasinya dan atas program ini.

“Karena pelatihan ini adalah sangat dibutuhkan masyarakatnya dan secara langsung dapat menambah pengetahuan dan keterampilan tentang bagaimana mengurus jenazah dengan baik dan benar, terutama bagi masyarakat di Kelurahan Allepolea-Maros. Saya berharap semoga program ini dapat berkelanjutan dengan program-programi yg lain tentunya untuk pemberdayaan masyarakat kami khususnya ibu-ibu Majelis Taklim,” harapnya.

Komentar