oleh

Berawal Ulek Sambel, Raih Omzet Belasan Juta Dari Face Shield

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Armansyah-Bisnis-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Rejeki tak akan lari kemana, tapi jika tidak kemana-mana tak akan dapat rejeki. Pepatah itu layak dialamatkan kepada Fitri Oktavia.

Berawal dari ulekan sambel untuk kebutuhan usaha kuliner, tersirat ide membuat pelindung wajah (face shield). Hasilnya, omzet yang diraih penjualan kini menyentuh angka puluhan juta.

“Awalnya, saya sedang mengulek sambel untuk usaha ayam geprek. Nah, Tiba-tiba sambel itu terpercik ke mata saya sontak berpikir untuk membuat pelindung wajah,” ucap Fatri Oktavia, Selasa (14/7).

Fatri menceritakan, dirinya bersama suami segera membeli bahan-bahan untuk membuat face shield. Tujuannya, ketika ingin membuat sambel ayam geprek tidak mengalami hal serupa.

“Setelah jadi itu face shield, adek saya foto-foto dan memposting ke Facebook. Beberapa lama kemudian ada yang komentar tanyakan harga pelindung wajah itu,” paparnya.

Berangkat dari situ, sambung Gadis—sapaan akrabnya, dirinya mulai membuat sekira 10 buah face shield dengan model standar kebanyakan yang dijual. Iapun menjual dimana satu face shield dibanderol seharga Rp10ribu.

“Setelah kita jual, banyak masukan. Nah, kita buatlah yang bisa tulis nama. Ternyata, banyak permintaan dari teman-teman namun harga yang berbeda. Kalau tulis nama itu Rp15ribu per buah,” katanya.

Kata Gadis, produk face shield ini merupakan asli buatan rumah alias home made. Banyak varian warna yang diberikan dari produk ini, tergantung pesanan customer.

“Jadi, kita buat dirumah dan saat ini sudah terjual 1000 lembar face shield. Pesanannya dari berbagai daerah, paling jauh yang pesan dari Ambon,” ungkapnya.

Sambung Gadis, modal awal pembuatan face shield ini hanya Rp200ribu. Namun, seiring waktu nilainya meningkar seiring pesanan dari pelanggan. “Alhamdulillah, omzetnya itu Rp12 juta sampai Rp15 juta,” paparnya.

Komentar