oleh

Garap Kampung Ramah Anak, DPRD Sulbar Sambangi Polman

Editor : admin 1-Daerah-

POLMAN, BACAPESAN.COM – Serap aspirasi Masyarakat Komisi IV DPRD Sulbar melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Polman tepatnya di Desa Kuajang Dusun Lemotua Kecamatan Benuang Provinsi Sulbar, Selasa (14/07).

Dalam kunjungan ini dihadiri langsung Oleh Wakil Ketua DPRD Sulbar, Usman Suhuria, bersama Ketua Komisi IV, H Sudirman dan Wakil Ketua komisi IV, H Muhammad Jayadi, beserta seluruh Anggota DPRD Komisi IV.

Pada kunjungan ini, turut hadir Dinas terkait diantaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan perlindungan Anak Provinsi Sulbar, Hj Darmawati Ansar.

Kunjungan Komisi IV DRPD Sulbar tersebut dilaksanakan dalam bentuk Dialog bersama Tokoh Masyarakat dan Pemuda yang tergabung dalam kelompok Peduli Pendidikan.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulbar, Darmawati Ansar menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan Dan Anggota DPRD Sulbar yang telah hadir dalam pertemuan ini.

“Program kabupaten layak anak ini masih berada pada rangking ketiga Nasional bersama Papua dan Papua Barat. Kita sudah berupaya bergerak di tingkat provinsi sebagaimana tujuan bersama Komisi IV untuk menghadirkan Pilot Project di semua kabupaten,” terangnya.

“Kita sudah bergerak namun ini tidak mudah karna ada 6 Klaster dan 24 Indikator yang harus dibawah ke kampung KB dan ini bukan kerja Pemberdayaan Perempuan sendiri tapi terintegrasi disemua Opd dan Bappeda kabupaten dimana semua kegiatan ini diketuai oleh pak Sekda. Enam kabupaten kita rujuk menuju ramah anak ini semua indikator kita sudah penuhi tapi karena ada satu kabupaten yaitu kabupaten Mamasa belum terintegrasi secara maksimal karena terkendala anggaran,” lanjutnya.

Dari semua Kabupaten di Sulbar, Kabupaten Polman memiliki rating tertinggi yaitu sebanyak 17 karena didukung oleh kemauan dan inovasi pemuda seperti Kampung Pendidikan, Kampung Anak, Ramah Anak, dan Puskesmas.

“Kami sudah menciptakan lomba lingkungan ramah anak seperti gasing jekka dan kegiatan-kegiatan lainnya. Kami sangat berharap kepada DPRD Provinsi Sulbar agar dapat membantu dari segi penganggaran agar semua Kabupaten di Sulbar ini dapat berkembang mengikuti Kabupaten Polman,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua komisi IV DPRD Sulbar, Sudirman dalam sambutannya menyampaikan Dusun Lemotua sudah sangat maju dan berkembang, ada dua jalur yang bisa dilalui formal dan non formal.

“Apa yang dilakukan anak – anak kita saya mengharapkan kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan agar dapat memberikan gambaran kepada kami apa yang bisa kami bantu Interpensi Anggaran untuk pengembangan kelompok usaha yang bertujuan mendorong anggaran agar begitu kami datang kedua kalinya di Kampung Pendidikan ini sudah mengalami kemajuan dan berkembang,” harap Sudirman.

“Saya harapkan kepada adik – adik pengelolah kampung pendidikan ini mari kita bangun komunikasi yang baik agar bisa membantu diskusikan penganggarannya,” tutup Sudirman.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Usman Suhuria menyampaikan bahwa penting dalam setiap pertemuan bagaimana mempertemukan harapan dan keinginan Komitmen Pendidikan bagi DPRD fokus mendorong kebijakan ini.

“Ini betul – betul perlu mendapat perhatian baik penganggaran maupun regulasi seperti mendorong PERDA yang meregulasi kemajuan pendidikan untuk mengakomodir kepentingan seperti yang ada di Dusun Lemotua Desa Kuajang sebagai Kampung Pendidikan,” kata Usman.

Komentar