oleh

Progres Pembebasan Lahan KA di Pangkep Sudah Setengah Jalan

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Atho-Pangkep-

PANGKEP, BACAPESAN.COM – Pengadilan Negeri (PN) Pangkajene kembali membayarkan biaya ganti rugi titip bayar (konsinyasi) pembebasan lahan rel kereta api, jalur Makassar – Pare Pare di kabupaten Pangkep.

Proses pembayaran berlangsung di Ruang Pola kantor Bupati Pangkep, Rabu (15/7/2020) oleh Ketua PN Pangkajene, Farid Hidayat Sopamena yang disaksikan Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana dan Ketua BPN/ATR Pangkep, Asmain Tombili.

“Pembayaran konsinyasi ini diharapkan segera selesai supaya progres pembangunan rel di Pangkep bisa segera rampung dan dapat digunakan,” ujar Ketua PN Pangkajene, Farid Hidayat Sopamena.

Lebih jauh Farid menjelaskan jika progres pembebasan lahan KA di Pangkep sudah mencapai 50 persen, dengan jumlah bidang yang telah dibebaskan sebanyak 622 bidang.

“Jadi dari 1.117 bidang yang ada, sebanyak 622 sudah dibebaskan, dengan biaya sebesar kurang lebih sepuluh miliar rupiah,” tambah pria berdarah Ambon tersebut.

Terpisah, Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana usai penyerahan mengungkapkan jika masyarakat yang menyetujui tanahnya untuk dibebaskan patut diapresias, Syahban menyebut jika mereka adalah pahlawan untuk anak cucu dimasa yang akan datang.

“Upaya ini wajib di apresiasi pemerintah,semua yang terlibat didalamnya, termasuk pemilik lahan adalah pahlawan, dan satu kesyukuran, bahwa masyarakat kita ini ikut mendukung program strategi nasional,” singkat Syahban Sammana.

Pembayaran kali ini melibatkan 62 orang pemilik lahan yang tersebar di tiga desa dan kelurahan, yakni Kelurahan Attang Salo, Kecamatan Marrang, Desa Kanaungan, dan Desa Batara, Kecamatan Labakkang, dengan biaya sebesar Rp5,1 miliar.

Komentar