oleh

Coklit di Tengah Pandemi, KPU Tator Minta Masyarakat Jangan Takut

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Cherly-Tana Toraja-

TANA TORAJA, BACAPESAN.COM – Tahapan lanjutan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di tengah pandemi wabah Covid-19, terus berlanjut. Dimana dalam setiap tahapan pelaksanaannya harus selalu mengikuti protokoler kesehatan demi mencegah penyebaran virus tersebut.

Olehnya itu jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam melaksanakan tahapan lanjutan pilkada di kabupaten Tana Toraja (Tator) sangat tegas dalam menerapkan protap kesehatan bagi jajarannya. Secara serentak, Rabu kemarin, dilakukan pencocokan dan penelitian atau coklit data pemilih dan akan berlangsung selama sebulan ke depan, 15 Juli – 15 Agustus.

Menurut ketua KPU Tator, Risal Randa didampingi komisioner KPU lainnya di ruang pertemuan KPU Tator, saat menggelar konferensi pers coklit serentak, meminta agar masyarakat jangan takut kepada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih ( PPDP) saat berkunjung ke rumah-rumah masyarakat untuk melakukan coklit.

Dijelaskan Risal bahwa pelaksanaan tahapan pencoklitan data pemilih di tengah pandemi ini membuat sebagian masyarakat takut dan selalu waspada jika ada orang yang berkunjung. Namun perlu diketahui, sebelum turun ke rumah warga, petugas PPDP telah dibekali Alat Pelindung Diri (APD).

Bahkan petugas telah melakukan rapid test massal dengan melibatkan satgas Covid-19 Tator dan diharuskan selalu menerapkan protap kesehatan jika berkunjung dari rumah ke rumah.

“Masyarakat jangan takut jika ada petugas PPDP yang datang untuk mendata, sebab mereka telah menjalani sejumlah tahapan dalam rangka mencegah penyebaran covid-19, dan bahkan mereka dibekali APD ” jelas Risal.

Dijelaskan Risal dalam tahapan perekrutan PPDP, mereka diharuskan menjalani rapid test. Jika ada yang tidak mau, maka akan langsung diganti dengan yang petugas lain. Dari 546 PPDP yang menjalani rapid test, lima orang dinyatakan positif Covid-19 dan langsung dilakukan pergantian.

Komentar