oleh

Tolak Indomaret, Asosiasi Pedagang Demo di Depan Kantor Bupati Enrekang

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Qurniawan-Enrekang-

ENREKANG, BACAPESAN.COM – Asosiasi pedagang kecil dan menengah di Kabupaten Enrekang menggelar aksi menolak hadirnya Indomaret.

Aksi in digelar di depan Kantor Bupati Enrekang. Massa aksi yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat tersebut, bahkan sempat melakukan aksi bakar ban di depan kantor Bupati Enrekang yang menyebabkan lalu lintas di sekitaran lokasi aksi menjadi tersendat.

Massa aksi menilai hadirnya Indomaret bakal mematikan ekonomi kecil dan menengah, utamanya para pedagang-pedagang kecil.

Sebelumnya pemerintah Kabupaten Enrekang telah mengeluarkan izin melalui kantor penanamam modal dan pelayanan terpadu satu pintu melalui surat izin prinsip nomor :5/DPMPTSP/IP/V2020. Yang mana pemerintah Kabupaten Enrekang memberikan izin prinsip pembangunan toko swalayan dalam bentuk mini market kepada PT Indomarco Prismatama.

Lokasi tersebut rencananya berada di jalan Jendral Sudirman Keppe, Kelurahan Galonta dengan luas lahan 195,70 M2.

“Hadirnya Indomaret di Bumi Massenrempulu itu dinilai membuat para pelaku UKM terpinggirkan dan akan terjadi degradasi terhadap pelaku usaha,” ujar Samsul, selaku Jendral Lapangan pada aksi ini.

“Yang sangat disayangkan pemerintah seakan tutup mata melihat kondisi perekonomian masyarakat. Kalau Hal ini terus terjadi, dipastikan pelaku usaha di sini akan gugur dan rontok,” tambahnya.

Asosiasi Pedagang Kecil dan Menengah Enrekang pun meminta komitmen pemerintah, untuk tidak mengeluarkan izin kepada pihak Indomaret yang direncanakan di beberapa titik.

Asosiasi Pedagang juga meminta ketegasan pemerintah untuk tidak mengizinkan pengoperasian Indomaret yang terlanjur berdiri. Serta melakukan kajian ulang terkait Izin Prinsip Pendirian Indomaret tersebut.

Komentar