oleh

Kirim Relawan hingga Dirikan Posko, Rumah Zakat Action Bantu Lutra Bangkit

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Hikmah-Daerah, Luwu Utara-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Banjir bandang yang menerjang Kabupaten Luwu Utara  menimbulkan kerugian dan kesengsaraan bagi masyarakat Sulawesi Selatan.

BNPB mencatat, saat ini 18 orang masih dalam pencarian, sedangkan korban meninggal berjumlah 32 orang. Selain itu sebanyak 3.627 KK atau 14.483 jiwa mengungsi di tiga kecamatan. Mereka tersebar di pengungsian di Kecamatan Sabbang, Baebunta dan Massamba.

Melihat hal tersebut yang melatar belakangi Rumah Zakat dengan sigap mengulurkan bantuan.

“Saat ini sudah ada 8 orang relawan yang sudah kami turunkan dari Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan ke lokasi bencana untuk melakukan aksi,” ujar Murni Alit Baginda, Chief Program Officer Rumah Zakat dalam jumpa persnya via live zoom.

Melalui program Rumah Zakat Action, tim Rumah Zakat juga mendirikan posko utama di Jalan Sultan Hasanuddin (Depan RS Andi Djema Masamba), Sulawesi Selatan.

“Posko ini dijadikan pusat koordinasi aksi dan juga pusat bantuan untuk warga terdampak bencana,” lanjutnya.

Selain itu, untuk penanganan bencana di Luwu Utara, Rumah Zakat Action membuat dua fase tahapan aksi penanganan bencana di Luwu Utara, yang disesuaikan dengan kondisi dan fase Bencana di lapangan.

“Pada fase pertama ini yaitu fase tanggap darurat, kita fokus membantu evakuasi, layanan kesehatan, dapur umum, sanitasi (wash), penyediaan logistik, hingga layanan psikososial,” ungkap Murni.

Selanjutnya di fase Rehabilitasi dan rekonstruksi selain masih terus menyediakan pelayanan kesehatan dan dapur umum yang mungkin masih di perlukan, pendirian sekolah darurat, membangun kembali masjid, Rumah Zakat juga akan mulai melakukan pendampingan ekonomi untuk warga terdampak.

Tidak hanya itu, Rumah Zakat berupaya memenuhi kebutuhan darurat untuk warga terdampak dengan menyediakan obat-obatan logistik dan bahan pangan. Salah satu bahan pangan darurat yang dipersiapkan Rumah Zakat adalah 1.000 paket Superqurban.

“Superqurban menjadi solusi pangan darurat untuk masyarakat terdampak bencana oleh karena itu kita siapakan seribu paket superqurban kornet dan rendang, untuk awalan kami baru kirimkan 400 paket yang nantinya bisa kemudian di manfaatkan di dapur umum dan di nikmati para pengungsi di Luwu Utara,” tutup murni.

Komentar