oleh

Jemput Bola, Imigrasi Parepare Lakukan Pelayanan Paspor di Pinrang

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Amran-Pinrang-

PINRANG, BACAPESAN.COM – Kantor Imigrasi Parepare turun langsung ‘menjemput bola’ ke masyarakat Pinrang pemohon paspor. Kegiatan ini bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pinrang, Jalan Jendral Sukawati, Kamis (23/7/2020).

Dalam amanatnya Wakil Bupati Pinrang, sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Kantor Imigrasi Parepare, yang tentunya meringankan beban masyarakat

“Semoga pelayanan yang diberikan oleh Pihak Imigrasi Parepare kepada masyarakat Pinrang dalam memberi pelayanan Paspor dapat bernilai ibadah dan dapat memberi mamfaat kepada masyarakat dengan memberi kemudahan kepada masyarakat Pinrang,” ungkap Alimin.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Pinrang menjajal pelayanan keimigrasian dengan ikut membuat Paspor.

Kepala Seksi Lalintalkim Imigrasi Parepare, Nyoman Arsila menuturkan hingga sore kemarin, sudah terdapat sekitar 30 berkas permohonan paspor.Ia pun berharap permohonan tersebut bisa melebihi 50 berkas sehingga banyak masyarakat yang diuntungkan, karena tidak harus repot-repot memohon paspor hingga ke Parepare.

Nyoman menambahkan, pelayanan paspor ini hanya dilakukan kepada pemohon paspor baru dan penggantian paspor biasa. Sedangkan jika ada penggantian paspor karena hilang atau rusak, maka prosesnya harus dilakukan di Kanim Parepare.

“Karena harus melalui proses Berita Acara paspor hilang atau rusak yang tersambung dengan sistem,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Dodi Karnida menyebutkan, pihaknya berkomitmen untuk melakukan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Mendekatkan pelayanan terhadap masyarakat sebagaimana yang diamanatkan oleh Menteri Hukum dan HAM, Direkur Jenderal Imigrasi dan para pimpinan tinggi lainnya.

“Harapan kami bahwa masyarakat menjadi semakin nyaman ketika mendapatkan pelayanan dari jajaran Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. Sehingga kehadiran Kementerian Hukum dan HAM di daerah dirasakan semakin nyata manfaatnya, memberikan kenyamanan sehingga bisa terbangun kepercayaan (Trust) yang tinggi dari masyarakat kepada jajaran Kementerian Hukum dan HAM khususnya kepada Imigrasi. Apalagi kami dalam pelayanan ini tetap menerapkan Protokol Kesehatan,” urai Dodi Karnida.

Komentar