oleh

Tolong Pak, Jangan Hanya Ke Masamba, Kami Juga Butuh Air Bersih

Editor : Syarifah Fitriani-Bone, Headline-

BONE, BACAPESAN.COM – Sekira sepuluh (10) hari yang lalu, pemandangan hamparan sawah nan hijau di Desa Tawaroe, Kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone yang sudah ditanami padi masih dapat dinikmati.

Namun kini hamparan sawah tersebut berubah bak hamparan danau yang dipenuhi air hingga mencapai jalan raya poros Bone-Wajo. Pasalnya, Kecamatan Dua Boccoe merupakan salah satu kecamatan yang dilanda banjir.

Masyarakat Desa Tawaroe pun saat ini mengalami kesulitan air bersih untuk dikonsumsi. Mereka tak jarang minum air sungai dan air hujan jika hujan turun, demikian pula untuk memasak.

Mereka pun mengeluhkan susahnya mendapatkan air bersih, bantuan juga tak kunjung datang bahkan sejak banjir melanda Desa Tawaroe. Padahal mereka sangat membutuhkan air bersih.

“Sudah sekitar sepuluh hari namun belum ada bantuan, kami sangat butuh air khususnya air bersih untuk diminum,” tutur Aris (35), salah seorang warga Desa Tawaroe, saat ditemui RakyatSulsel, Sabtu (25/07)

Lanjutnya mengakui, kalau dirinya bersama warga lainnya di Desa Tawaroe hanya jadi penonton di saat melihat ratusan mobil berjejer beriringan melintas di desanya menuju ke Masamba yang dipimpin oleh Bupati Bone Dr Andi Fahsar M Padjalangi.

“Tolong pak Bupati (Bupati Bone), jangan dibawa semua bantuannya ke Masamba, kami juga di sini di Desa Tawaroe sangat butuh bantuan apalagi air bersih,” ujar Aris dengan suara lirih. (enal)

Komentar