oleh

Di Makassar, 484 Hewan Kurban Dinyatakan Tak Layak

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Al Amin-Headline, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Ratusan hewan kurban di Makassar, dinyatakan tidak layak untuk dijual kepada konsumen jelang perayaan Idul Adha 1441 Hijriah. Hal itu diungkap Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar, Abdul Rahman Bando.

Menurutnya, pengawasan dan kontrol dilakukan sejak tujuh hari jelang hari raya dan tiga hari sesudah lebaran. Sejauh ini, sudah ada 3.186 hewan kurban yang menjalani pemeriksaan. Ternak yang layak disembelih diberikan kartu kesehatan.

Lebih detail kata Rahman, sebanyak 2701 ekor dinyatakan layak kurban, sementara 484 hewan kurban lainnya dinyatakan tak layak.

“Jadi ada 450 tidak cukup umur, 21 ekor cacat mata alias katarak, 5 ekor betina, 3 ekor memiliki cacat kelamin, 2 ekor pincang, 1 ekor sakit dan 2 ekor sobek telinga,” sebut Rahman, Selasa (28/7).

Rahman mengimbau masyarakat yang akan berkurban untuk membeli hewan yang memiliki kartu kesehatan untuk menjamin kelayakannya secara syariah.

“Jadi masyarakat yang mau beli hewan kurban, hewan tersebut harus memiliki kartu kesehatan yang dikeluarkan kami. Satu hewan satu kartu,” katannya.

Bagi hewan yang dinyatakan layak kurban akan diberikan label yang ditandai dengan pemberian kartu. Kartu itu hanya dapat berlaku untuk satu hewan kurban saja.

Menurutnya, hewan qurban yang tidak memiliki kartu kesehatan tetap bisa dikonsumsi. Namun bukan diperuntukan Hari Raya Idul Adha.

Rahman menambahkan pihaknya juga telah mengeluarkan surat edaran mengenai tata cara pemotongan hewan kurban di masa pendemi Covid 19. Seperti pola pembagian diantarkan langsung ke rumah warga untuk menghindari kerumunan.

Selain itu, melarang kantong plastik berwarna untuk membungkus daging. Karena memiliki kandungan kimia sehingga berbahaya jika dikonsumsi.

Komentar