oleh

Bersama Gubernur, Kakanwil Kemenag Sulsel Salat Id di Jeneponto

Editor : Syarifah Fitriani-Jeneponto-

JENEPONTO, BACAPESAN.COM – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Anwar Abubakar bersama Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah (NA) melaksanakan salat Idul Adha atau salat id di lapangan terbuka yang berlokasi di jalan lingkar, Binamu, Jeneponto, Jum’at 31 Juli 2020.

Tampak hadir Bupati Jeneponto Iksan Iskandar bersama wakil bupati, para pejabat Forkopimda dan pimpinan OPD serta Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jeneponto Saharuddin.

“Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar Allaahu akbar walillaahil hamd. Pelaksanaan hari raya Idul Adha atau idul qurban tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena adanya pandemi covid-19,” ucap NA di awal sambutannya.

NA berharap ada hikmah dibalik pandemi covid 19 ini dan sesegera mungkin bisa berkahir.

“Kita semua baru pertamakali merasakan ini. Dan tidak ada satu pun negara yang punya pengalaman menyelesaikan pandemi covid ini. Semoga pandemi ini segera selesai,” harap NA.

Secara khusus NA mengapresiasi Pemkab Jeneponto yang dipandang berhasil dalam menjaga kemurnian Jeneponto sehingga tetap berada di zona hijau. Dia juga mengapresiasi panitia yang dinilai telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik pada pelaksanaan shalat ied kali ini.

Lebih lanjut NA menyoal tentang dampak pandemi covid 19 yang menurutnya tidak hanya memukul sektor kesehatan tapi juga berdampak signifikan pada sektor ekonomi dan pendidikan.

“Pandemi ini sangat berdampak pada sektor ekonomi, dan alhamdulillah walau secara nasional terjadi penurunan pendapatan, namun Susel masih dalam kondisi normal. Begitupun serapan anggaran kita termasuk diatas normal yaitu telah mencapai 80%,” jelas NA.

Begitupun tingkat kesehatan, kata NA, Sulsel tertinggi se Indonesia dan terendah pada tingkat kematian.

“Tentunya angka-angka ini bisa dicapai karena kolaborasi, sinergitas dan karena kita bersatupadu dan bergotongroyong antara Pemrov dan 24 Kabupten Kota se Sulawesi Selatan”, tuturnya.

Mengenai penyebaran covid yang dinilai tidak massif di Sulsel, NA menyebut Pemprov menerapkan kebijakan dengan menyediakan rumah sakit dan hotel untuk mengisolasi pasien covid di Makassar. “Jadi daerah angkanya dia miliki tapi orangnya (pasiennya) ada di Makassar. Itulah kenapa penyebarannya tidak massif,” pungkasnya.

Pada pelaksanaam Idul Adha ini, NA menyerahkan satu ekor sapi kurban. Sapi yang diberi nama Si Mental ini adalah sapi qurban pemberian Presiden Joko Widodo untuk Kabupaten Jeneponto.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sulsel, Anwar Abubakar yang ditemui usai salat id menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Jeneponto atas undangan shalat ied bersama Gubernur Sulsel di Jeneponto.

Kakanwil juga mengapresiasi kepatuhan jemaah shalat Idul Adha terhadap protokol kesehatan yang diberlakukan dengan ketat oleh panitia.

“Terimakasih kepada panitia dan seluruh jemaah yang hadir karena benar-benar mematuhi protokol kesehatan sebagaimana yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor 18 Tahun 2020,” beber Anwar.

Komentar