oleh

Banyak APK Liar dan Tak Berizin, DPRD: Ganggu PAD, Copot!

Editor : Syarifah Fitriani-Headline, Pilkada, Politik-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Di sepanjang jalan di Kota Makassar, khususnya di jalan-jalan protokol masih saja banyak terpasang reklame, poster, dan baliho yang tidak berizin atau izinnya sudah habis. Padahal sebaiknya Alat Peraga Kampanye (APK) tersebut ditertibkan oleh petugas Satpol PP ataupun diturunkan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar.

Anggota Komisi B DPRD Makassar, Mario David mengatakan, menjelang pesta politik di Makassar ini, sejumlah atribut banner politik akan muncul secara tiba-tiba di sejumlah jalan protokol di Makassar. Ia pun mengimbau satpol PP ataupun bapenda untuk menjalankan aturan dengan lebih bijaksana dan adil.

“Pencopotan banner jelas harus adil dan tidak terkesan tebang pilih. Banner-banner yang tidak punya izin atau menyalahi harus dicopot dan apapun namanya yang berbau politik dibersihkan dan diturunkan,” ungkapnya, Minggu (2/8).

Terlebih lagi, kini sulitnya tercapai pendapatan asli daerah (PAD) Kota Makassar karena masih banyaknya ditemukan pemasangan reklame, poster, dan baliho tidak berizin atau izinnya sudah habis dan masih terpasang di jalan-jalan protokol. Tidak hanya mengurangi estetika Kota Makassar namun pendapatan juga ikut terganggu.

“Secepatnya harus dicopot itu semua, bagaimana PAD kita bisa maksimal sedangkan sumber pajak dari reklame, baliho bertebaran tanpa penindakan. Reklame harus ditata sedemikian rupa sehingga tidak merusak pemandangan kota, kalau perlu ada zona-zona mana yang boleh ada reklame dan tidak boleh,” jelasnya.

Ia berharap bapenda dan satpol PP harus menjalankan aturan pemasangan baliho,dan menindak tegas jika ada banner, baliho, spanduk yang terpasang di utilitas yang dilarang.

”Siapa pun yang memasang banner di pohon, di tiang listrik, di taman harus dicabut semua tanpa kecuali pokoknya semua turunkan kalau itu dipasang di tempat terlarang,” tuturnya. (bkm)

Komentar