oleh

Serbu Balaikota, Ratusan Penghuni Rusunawa Tuntut Copot Kepala UPTD

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Armansyah-Headline, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Warga di Rumah Susun (Rusun) Rajawali Kelurahan Panambungan dan Lette, Kecamatan Mariso menyerbu kantor Balaikota Makassar. Mereka melakukan aksi demonstrasi menuntut pencopotan pengurus UPTD Rusunawa.

Itu dikarenakan, pengelola UPTD Rusunawa Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Makassar diduga memainkan harga tarif tagihan listrik. Begitu pula untuk tagihan air bersih PDAM.

“Kita minta copot kepala UPTD Rusunawa dengan jajarannya karena kita sudah lama dirampok. Kenapa mereka tahu biaya sementara meteran listrik mati,” tegas warga Rusunawa Panambungan, Evi, Senin (3/8).

Bahkan, sambung Evi, tarif yang diberikan ke penghuni Rusunawa bisa dinegosiasikan. Dimana, tagihan listrik Rp1juta bisa ditawar hingga Rp475 ribu. Belum lagi, pengelola Rusunawa menyewakan kamar kosong tanpa adanya meteran listrik dan itu tidak dibolehkan.

“Kita tidak mau bayar, tagihannya tidak masuk akal,” bebernya.

Komentar