oleh

Suardi Saleh-Andi Mirza Riogi, Duet ‘Manyameng Kiningnawa’ dan ‘Makkiade’

Editor : Syarifah Fitriani-Barru, Pilkada-

BARRU, BACAPESAN.COM – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Barru, Suardi Saleh-Andi Mirza Riogi kini sudah resmi maju berpasangan di Pilkada 9 Desember 2020. Keduanya sudah memantapkan hati untuk bersama mewakafkan diri “patterui decengnge” di kabupaten berjuluk “Kota Hibrida” itu.

Baik Suardi Saleh maupun Ogi, sapaan akrab Andi Mirza Riogi, sepakat berpasangan tanpa ada paksaan atau dipaksakan. Mereka sejak dulu memiliki hubungan yang baik. Apalagi saat Suardi Saleh menjabat bupati, Ogi pernah tercatat sebagai anggota DPRD Sulsel. Sehingga, mereka saling bersinergi untuk kemajuan daerah.

Banyak kalangan yang menilai, kepastian duet ini sekaligus menjadi kekuatan terbesar di Pilkada Barru. Keduanya bisa saling melengkapi, dan punya kapasitas serta pengalaman kepemimpinan. Ditambah lagi, Suardi Saleh yang berlatarbelakang birokrat merupakan ketua DPD Nasdem Barru yang menjadi pemenang di Pemilu 2019 di daerah itu. Sedangkan Ogi tercatat sebagai ketua DPC PDIP.

Duet ini sekaligus bisa menggugurkan anggapan jika hubungan Suardi Saleh dan mantan Bupati Barru Andi Idris Syukur mengalami keretakan, seperti yang sering diisukan selama ini oleh pihak tertentu. Sebab jika hubungan mereka “pecah kongsi”, maka tidak akan mungkin Suardi Saleh maju berpasangan dengan putra Idris Syukur.

Selain hal di atas, duet Suardi Saleh-Ogi juga dianggap sebagai perpaduan tau “manyameng kiningnawa” dan “makkiade” atau orang yang selalu berpikir positif, tanpa sekat, dan beradab.

Pasalnya, Suardi Saleh yang memimpin Barru selama kurang lebih empat tahun terakhir, dikenal sebagai pemimpin tanpa sekat dan “manyameng kiningnawa”. Begitupun Ogi yang juga menantu dari mantan Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang, dinilai sangat sopan dan “makkiade”.

“Ini perpaduan yang bisa saling mengisi dan melengkapi. Dan modal besar untuk saling bersinergi melanjutkan kemajuan dan pembangunan Barru kedepannya,” kata Wahyudi, salah satu peneliti lembaga survei di Makassar, Selasa, 3 Agustus 2020.

Menurutnya, indikator jika duet ini saling melengkapi, terekam di potret hasil survei. Dalam simulasi berpasangan, mereka sangat unggul dari bakal pasangan lainnya. Padahal saat itu, keduanya belum melakukan sosialisasi berpasangan.

“Artinya, kalau mereka sudah memassifkan sosialisasi berpasangannya, maka potensi menaikkan elektabilitas sangat terbuka lebar. Meski tentu juga, mereka tidak boleh terlena dengan hasil riset selama ini,” pungkasnya.

Diketahui, Suardi Saleh-Ogi sudah resmi diusung oleh Partai Nasdem dan Partai Demokrat. Selain itu, PDIP juga dikabarkan sisa menyerahkan rekomendasi. Termasuk PKS, menguat ikut bergabung di koalisi.

Jika empat parpol ini berkoalisi, maka Suardi-Ogi bisa menyatukan parpol pengusung rivalnya saat Pilkada 2015. Sebab, Nasdem dan Demokrat di Pilkada sebelumnya merupakan pengusung Malkan Amin-Salahuddin Rum. Sedangkan PDIP, merupakan salah satu pengusung Andi Anwar Aksa-Adhan. Dan PKS adalah parpol koalisi dibarisan Andi Idris Syukur-Suardi Saleh.

Komentar