oleh

Bikin Bangga, Wisudawati UIN yang Meninggal Raih IPK Cumlaude

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Hikmah-Kampus-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Isak Tangis tak mampu dibendung Muh Arif Bochari (50), orang tua A Musdalifa Arif (20) yang merupakan wisudawati Univeristas Islam Negeri (UIN) jurusan Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora.

Sejak gelaran wisuda dimulai, Arif telah duduk di barisan wisudawan, ia hadir menggantikan anaknya yang terlebih dahulu kembali keribaan ilahi. Musdalifa meninggal dunia tepat di hari raya Idul Fitri, 3 bulan lalu.

Arif menceritakan, putri sulungnya meninggal tepat di hari Idul Fitri ketika menyambangi rumah neneknya yang berada di Kabupaten Bulukumba, tiga bulan silam.

“Hari itu hari lebaran, setelah saling berpelukan bersama kami sekeluarga, anak saya meminta izin untuk pergi menjenguk temannya kemudian ke rumah neneknya dan diperjalanan ia terjatuh sehingga meninggal,” kata Arif.

Lanjut mengenang, ia mengatakan putrinya memiliki banyak mimpi yang ingin diraih setelah wisuda namun Tuhan berkehendak lain.

“Anakku dulu pernah cerita, kalau dia lulus wisuda, mau lanjutkan pendidikan di Kediri tapi sekarang tidak adami kasian,” ujarnya sambil terisak menahan deru air matanya.

Menanggapi kejadian tersebut, Rektor UIN Alauddin, Prof Hamdan Juhannis memberikan hak istimewa kepada orang tua almarhumah yang meninggal karena kecelakaan tunggal dengan memberikannya langsung ijazah dan menyelami langsung orang tuanya.

“Sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada mahasiswi kami yang meninggal dunia, kami memberikan langsung ijazah kepada orang tuanya dan menyalaminya tanpa ada sekat di tengah pandemi Covid-19 saat ini,” ujarnya.

Komentar