oleh

Ratusan Pekerja THM Unjuk Rasa di Kantor Balai Kota Makassar

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Hikmah-Headline, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Ratusan pekerja seni dan hiburan malam se-kota Makassar melakukan aksi unjuk yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Pariwisata Kota Makassar di kantor Balaikota Makassar jalan Ahmad Yani, Kamis (13/08/2020).

Aksi ini sebagai bentuk tindak lanjut dari persoalan perizinan bagi Tempat Hiburan malam yang kembali akan ditutup.

Dalam aksinya ini, pengunjuk rasa menuntut agar Pemerintah Kota Makassar kembali Membuka usaha pariwisata dan aktivitas hiburan kota Makassar, Bertanggung jawab atas dampak penutupan, tempat usaha pariwisata kota Makassar, dan tidak meneror kepada pelaku usaha.

Ketua Asosiasi Usaha Hiburan Malam (AUHM) Kota Makassar, Zulkifli Ali Naru yang ditemui dalam aksi tersebut meminta agar peraturan Walikota Makassar (Perwali) nomor 36 tahun 2020 ditinjau realisasinya di THM.

Menurut Zul, sapaan akrabnya, seluruh usaha hiburan malam di Kota Makassar telah menerapkan protokol kesehatan tetapi masih saja terhambat dari sisi perizinan

“Saya mau Pemerintah Kota Makassar meninjau ulang itu perwali nomor 36 tahun 2020 mengenai protokol kesehatan, karena kami telah terapkan protokol kesehatan di tempat usaha hiburan malam tapi usaha hiburan malam tetap saja ditutup,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa jika memang tetap ditutup, Pemerintah Kota Makassar wajib menggaji terhadap 5.288 karyawan pariwisata dan hiburan malam yang tidak bekerja selama 5 bulan di pandemi Covid-19.

“Pemerintah Kota Makassar harus mencarikan solusi untuk kami jika memang ditutup, kami minta pemerintah menggaji terhadap 5.288 karyawan pariwisata dan hiburan malam yang tidak bekerja selama 5 bulan di pandemi Covid-19,” tambahnya.

Terakhir, Zul meminta pemerintah kota Makssar dan tim gugus Covid-19 Makassar untuk meninjau langsung tempat usaha hiburan malam.

” Kalau memang kami dikatakan melanggar protokol kesehatan, ayo ketempat kami , liat yang mana melanggar, kalau perlu tempatkan tim gugus Covid-19 dsetiap tempat hiburan malam di Makassar,” tutupnya

Komentar