oleh

55 Kasus Kebakaran di Makassar Akibat Arus Pendek

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Dian-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Sepanjang 2020, sebanyak 88 kasus kebakaran terjadi. Dari 55 kasus diantaranya, kebakaran disebabkan oleh hubungan arus pendek yang terjadi di lingkungan perumahan dan perbelanjaan.

Disampaikan Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkot Makassar, Elodewata Wahid Yunus saat menjadi narasumber pada Cofee Morning Humas Pemkot Makassar di Shox Coffee, Selasa (1/09/2020).

Elodewata mengatakan kebakaran juga dipicu oleh cuaca terlebih saat musim kemarau. Selain akibat hubungan arus pendek listrik, kebakaran juga kadang dipicu oleh kelalaian manusia yang lupa memadamkan api kompor usai memasak, atau lupa memadamkan api usai membakar sampah.

“Kami telah melakukan edukasi dan sosialisasi upaya pencegahan kebakaran di titik – titik yang rawan terbakar tujuannya untuk menggugah kesadaran masyarakat bekerjasama menjaga lingkungan dari potensi kebakaran,” jelasnya.

Ketua DPD AKLI (Asosiasi Kontraktor Listrik Mekanikal) Sulawesi Selatan Budiman mengatakan ada beberapa faktor yang bisa mengakibatkan hubungan arus pendek listrik diantaranya pencurian listrik atau sambung langsung yang dipicu dari keinginan masyarakat menikmati daya listrik yang tinggi dengan biaya rendah. Penyebab lainnya berasal dari instalasi listrik yang tidak mampu menyokong daya terpasang.

“Ada penambahan daya sementara tidak dilakukan pengecekan apakah instalasi yang tepasang mampu menyokong penambahan daya tersebut,” kata Budiman.

Idealnya lanjutnya, setiap 10 tahun sekali dilakukan pengecekan instalasi listrik apakah masih laik atau membutuhkan rehabilitasi. Pengecekan ini dapat mencegah terjadinya hubungan arus pendek listrik yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Komentar