oleh

Tak Pakai Masker di Bone Didenda Rp50 Ribu dan Pelaku Usaha Hingga Rp 1 Juta

Editor : mahar ansar-Berita, Bone-

BONE, BACAPESAN.COM – Bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Bone harus berpikir dua kali apabila ingin mencoba-coba tidak mematuhi protokol kesehatan, khususnya yang tidak menggunakan masker.

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Bone telah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 37 tahun 2020 dan itu telah diberlakukan sejak hari Selasa (01/09) kemarin.

Dalam Perbup Nomor 37 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), warga dan pelaku usaha yang tidak mematuhi perbup tersebut akan dikenakan sanksi.

Hal itu guna menindak lanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Sebagaimana dibenarkan Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setda Bone Anwar saat dikonfirmasi, Rabu (02/09).

Anwar mengatakan, ada beberapa sanksi yang diatur dalam Perbup Nomor 37 Tahun 2020  tersebut bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Ada dua jenis sanksi baik itu perorangan dan pelaku pelaku usaha, sanksinya berupa sanksi teguran, kemudian tulisan dan selanjutnya denda administrasi,” kata Anwar.

Lanjut kata Anwar, untuk sanksi perorangan yang tidak mematuhi protokol kesehatan, akan diberi teguran, kemudian apabila ditemukan kembali maka sanksi berikutnya adalah sanksi tulisan yang berisi pernyataan bahwa mengakui melanggar protokol kesehatan dan yang kedua berjanji tidak akan melanggar lagi kemudian ditandatangani di atas materai.

“Untuk perorangan sanksi administrasinya sebesar Rp50 ribu. Sementara untuk pelaku usaha bervariasi mulai dari Rp100 ribu hingga Rp1 juta, tergantung usahanya apa,” tambah Anwar.

“Perbup itu sudah berlaku sejak kemarin, tapi untuk teknis pelaksanaannya apakah langsung diberlakukan penindakan atau tidak kita liat nanti teknisnya, karena semuanya sudah diatur dalam Perbup itu,” pungkasnya. (rakyatsulsel.co)

Komentar