oleh

Dirut Topabiring Trans Logistik Imbau Mahasiswa Lengkapi Soft Skill

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Dian-Edukasi-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Direktur Utama PT. Topabiring Trans Logistik Abdul Rachmat Noer mengajak kepada mahasiswa atau siapa saja yang memasuki kerja agar membekali diri dengan soft skill. Ini akan menjadi modal besar bagi umtuk memenangkan persaingan di pasar kerja.

Hal tersebut disampaikan Rachmat di acara Dialog Interaktif Kompetensi Lulusan, Link and Match Dunia Industri di Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari di Kota Kendari Kamis malam (3/09/2020).

Menurut Rachmat, pengguna tenaga kerja dimanapun mengharapkan produktivitas yang tinggi bagi setiap karyawannya. Gaji yang dibayarkan oleh perusahaan adalah kompensasi kerja karyawan selama 8 jam sehari. Karena itu, selama 8 jam karyawan dituntut untuk bekerja, menyelesaikan target yang telah ditetapkan. Masalahnya, masih banyak karyawan yang tidak menunjukkan produktivitas yang tinggi.

“Waktu 8 jam di pabrik atau di kantor bukannya dihabiskan lebih untuk bekerja, masih ada waktu digunakan untuk hal-hal yang sifatnya sia-sia atau _waste time_,”ucapnya.

“Jujur saja, jika dibandingkan dengan tingkat produktivitas karyawan asing yang bekerja di Indonesia untuk level yang sama, kita masih kalah,” katanya

Kehadiran tenaga kerja asing seperti TKA Cina di Indonesia semestinya menjadi cermin buat kita disini. Rata-rata mereka bekerja penuh waktu dengan tingkat produktivitas yang lebih tinggi.

“Maka wajar jika ada pekerjaan tertentu dikerjakan oleh mereka karena adanya perbedaan kinerja dengan tenaga kerja kita. Karena itu kita jangan marah jika mereka datang tapi kita harus belajar dari mereka, cara-cara mereka menyelesaikan pekerjaan,” tegasnya.

Dialog interaktif ini dilaksanakan secara virtual melalui channel Youtube dan Zoom, dihadiri Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Amir Mahmud, Sekretaris PWM Sultra Dr Alifuddin Nur, MA dan sejumlah civitas akademika Universitas Muhammadiyah Kendari.

Komentar