oleh

Pasca Didemo, PJ Kades Sampulungan Dikabarkan Malas Berkantor

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Supahrin-Takalar-

TAKALAR, BACAPESAN. COM- Pasca didemo oleh beberapa warga setempat, belum lama ini, Penjabat (Pj) Kades Sampulungan, Rustan Muang bersama Kaur Keuangannya terlihat ogah-ogahan masuk kantor.

Hal ini dibenarkan salah satu masyarakat Desa Sampulungan inisial AN. Menurutnya, Pj Kades Sampulungan, Rustan Muang malas masuk kantor.

“Bahkan sampai hari ini (kemarin.red) dia belum kelihatan batang hidungnya di Kantor Desa Sampulungan. Sehingga Desa Sampulungan saat ini bagaikan Desa Autopilot yang berjalan tanpa dikendalikan oleh Nakhoda,” ucap AN, Selasa (08/09).

Lebih lanjut dikatakan AN, Rustan Muang seharusnya setiap hari masuk kantor dan pulang di sore hari karena banyak urusan penting terkait dengan pelayanan masyarakat yang perlu diperhatikan dan diselesaikan olehnya.

Diketahui, selain Rustan Muang, Kaur Keuangan Desa, Asmin Jafar juga hampir tidak pernah terlihat berkantor.

“Keadaan ini membuat warga bertanya-tanya, apakah keduanya merasa bersalah karena tidak mengakomodasi permintaan para pendemo yang menuntut untuk mengaktifkan kembali para staf yang telah diberhentikan dan ternyata menang di PTUN,” ungkapnya.

Di sisi lain, Rustan Muang dan Asmin Jafar dirundung banyak masalah terkait indikasi penggelapan dana desa dan dana CSR.

“Harusnya keduanya lebih bagus mengundurkan diri kalau sudah tidak sanggup lagi melaksanakan tugas dengan baik atau Bupati Takalar segera mengambil tindakan untuk memberhentikan keduanya,” desak AN.

Saat dikonfirmasi, Rustan Muang malah menampik jika dikatakan ogah-ogahan berkantor.

“Setiap hari saya masuk kantor dan sebelum ke Kantor Desa Sampulungan, saya ke Kantor Camat Galesong Utara dulu karena saya Kasi Trantib di Kecamatan Galesong Utara (Galut),” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Rustan Muang, meski begitu, ia mengakui jika kemarin ia juga berkantor. Hanya saja dirinya pulang lebih awal lantaran mengurus kenaikan pangkatnya.

Komentar