oleh

Polisi Didesak Transaparan Tangani Kasus Penembakan di Jl Tinumbu

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Sugi Hartono-Kriminal-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Kepolisian Daerah Sulsel didesak transparan dalam mengusut kasus penembakan yang terjadi di Jl Tinumbu Kecamatan Ujung Pandang. Desakan itu muncul dari keluarga korban yang diwakilkan oleh kuasa hukum mereka.

“Pihak keluarga korban mendesak Polda Sulsel untuk transparan mengusut kasus ini. Harusnya tanpa adanya laporan dari keluarga korban, dugaan tindak pidana ini seharusnya diusut,” kata penasihat hukum korban Abdul Azis Dumpa.

Azis menjelaskan, tindakan yang dilakukan oknum anggota kepolisian berinisial US, layak mendapatkan ganjaran setimpal sesuai dengan ketentuan hukum pidana dan jalur peradilan umum.

Apalagi, lanjut dia, Polda Sulsel melalui Propam sudah mengamankan perwira berpangkat Bripka itu untuk diperiksa dan didalami keterlibatannya dalam kasus yang sementara ini mereka tangani.

“Kami melihat ada kesadaran kalau mereka (polisi) mengaku bersalah, paling tidak lalai. Bahwa kasus ini di luar pelaksanaan konteks tugas. Melenceng jadi harus memang diusut tuntas dan tidak menutu-nutupi apa yang sebenarnya terjadi,” ungkap Azis.

Pihaknya juga sementara ini tengah merampungkan persiapan untuk bersurat langsung ke sejumlah lembaga negara. Di antaranya, Komnasham, Kompolnas hingga Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Persuratan kata Azis dimaksudkan agar kasus ini menjadi atensi. Sekaligus, mengantisipasi apabila keluarga korban mendapat intervensi hingga intimidasi dari oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Kami sedang menyiapkan bukti-bukti untuk proses itu,” ungkapnya.

Kata Aziz, sejauh ini telah menginvestigasi peristiwa yang terjadi pada Minggu 30 Agustus 2020. Keterangan sejumlah saksi, bukti lapangan seperti selongsong peluru yang ditemukan warga hingga bukti pendukung rekaman CCTV saat kejadian sudah diamankan pihaknya sebagai rangkaian dalam proses persiapan koordinasi.

Komentar