oleh

Sistem Zonasi Banyak Dikeluhkan, LFOTM Sulsel Sarankan Disdik Kaji Ulang

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Hikmah-Edukasi, Headline-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Pasca penerapan sistem zonasi di seluruh Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan, berbagai keluhan muncul di tengah masyarakat.

Keluhan tersebut didominasi pada Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mengakibatkan siswa tak mampu masuk di sekolah idamannya ataupun permasalahan lain seperti siswa tak diterima di sekolah yang dekat dengan tempat tinggalnya.

Menanggapi permasalahan ini, Ketua Lembaga Forum Orang Tua Murid (LFOTM) Sulsel, Herman Hafid Nassa mengatakan bahwa pemerintah provinsi Sulawesi Selatan hendaknya mengkaji ulang atau mengevaluasi sistem PPDB.

“Banyak permasalahan yang timbul akibat sistem zonasi, misalnya siswa yang rumahnya berdekatan dengan sekolah tak diluluskan sekolah, sementara calon siswa yang rumahnya lebih dari 1 kilometer atau berasal dari daerah lain itu malah diterima,” katanya Senin (07/09/2020).

Olehnya Herman berpendapat bahwa sistem zonasi perlu untuk dikaji kembali sebelum diterapkan lagi ditahun berikutnya saat penerimaan siswa baru.

Ia menambahkan bahwa sistem zonasi harus diatur ulang sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) yang tak merugikan masyarakat bahkan tetangga sendiri.

“Hendaknya evaluasi sistem zonasi dilakukan oleh Kepala Dinas, jangan lantas menerima aturan yang tak sesuai dengan iklim dan kondisi kita di Sulsel. Jika sistem zonasi tidak diubah, maka kejadian yang sama akan terjadi ketika penerimaan siswa baru akan kembali terulang ditahun-tahun berikutnya,” tambahnya.

Lebih jauh Herman menyarankan agar mempertimbangkan siatem prestasi yang diperoleh siswa, “dengan demikian, tidak ada lagi yang akan protes jika persyaratan penerimaan siswa sesuai dengan prestasi yang mereka raih,” tutupnya.

Komentar