oleh

Semen Tonasa Siapkan Beasiswa Untuk Hafiz dan Tilawah Pangkep

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Atho-Pangkep-

PANGKEP, BACAPESAN.COM- PT Semen Tonasa menyiapkan beasiswa berprestasi bagi Hafiz dan Tilawah yang merupakan kafilah kabupaten Pangkep, di MTQ XXXI tingkat Provinsi Sulsel tahun 2020.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT. Semen Tonasa, Subhan usai menyerahkan bonus khusus, untuk Kafilah Pangkep, di ruang kerja Bupati Pangkep, Jumat (11/9/2020).

“Dengan melihat sumber daya yang ada insyaallah tahun depan akan kita alokasikan segmen tersendiri, untuk mendukung para hafiz dan tilawah terbaik di kabupaten Pangkep untuk kita berikan beasiswa,” jelas Subhan.

Terkait bonus khusus yang diserahkan ke 23 kafilah terbaik kabupaten Pangkep, lebih jauh Subhan menjelaskan jika penghargaan tersebut adalah program apresiasi sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap mereka yang berprestasi.

“Penghargaan ini merupakan bonus dari perusahaan, lewat program Tonasa Bersahaja, ini bagian kepedulian Tonasa atas apa yang ditorehkan adik adik kita semua para kafilah Pangkep di MTQ insyaallah semoga berkah,” tutupnya.

Ini bukti Pangkep jauh lebih maju, karena pembinaan prestasi membawa Pangkep ini dari peringkat sembilan, menjadi tiga besar di MTQ XXXI.

Terpisha Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid menyampaikan apresiasinya terhada Perusahaan semen terbesar di kawasan timur Indonesia tersebut, pihak Semen Tonasa sendiri diakui Syamsuddin Hamid sebagai pihak yang terus memberi dukungan, khususnya di perhelatan MTQ XXXI.

“Terima kasih Semen Tonasa, apresiasi besar untuk perusahaan ini, karena sebelum dan sesudah MTQ ini memang suka bantu terus pemerintah, sebenarnya saya berat, tapi ini hal yang harus disyukuri dan tidak bisa kita tolak,” jelas Bupati dua periode tersebut.

Penyerahan penghargaan untuk Qori dan Qoriah terbaik dari Semen Tonasa tersebut diserahkan langsung Dirut Semen Tonasa, Subhan yang didampingi Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid, dan disaksikan Kepala Kementrian Agama Kabupaten Pangkep, Jamaruddin.

Komentar