oleh

Poltekpar Makassar Rayakan Hari Jadi Ke 29 

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Hikmah-Kampus-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Negeri Makassar menggelar Seremonial Pembukaan Dies Natalis Ke-29 tahun.

Dibuka secara langsung oleh Direktur Poltekpar Makassar, Muhammad Arifin, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua BPD PHRI Sulsel Anggiat Sinaga, Ketua IHGMA Sulsel Arya Pering Arimbawa, Ketua DPD ASPERAPI Sulsel Jeffrey Eguene T dan General Manager Aston Hotel Joko Budi Jaya.

Dalam sambutannya, Direktur Poltekpar Makassar, Muhammad Arifin, menyampaikan bahwa pada perayaan Dies Natalis ke-29 tahun, merayakan lewat daring dan luring di tengah pandemi Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Semua kegiatan yang akan dilakukan adalah bagian dari ucapan syukur atas pencapaian yang telah diraih, berbeda dari tahun sebelumnya, di tengah pandemi covid 19 ini perayaan Dies Natalis kita tidak bisa berbuat banyak. Tetapi yaknilah bahwa kita tetap bisa melangsungkan kegiatan dengan menerapkan protokol Kesehatan dan melaksanakan rangkaian kegiatan Dies Natalis secara daring dan luring,”
paparnya Senin (14/09/2020) kemarin.

Lebih jauh Arifin berharap di perayaan Dies Natalis ke-29 tahun, Poltekpar Makassar dapat selalu memberikan inovasi yang baik demi kemajuan bangsa.

“Saya harap seluruh Civitas Academica Poltekpar Makassar untuk selalu memberikan inovasi-inovasi yang baik, yang akan menjadi bagian dari kemajuan bangsa ini, sesuai dengan tema Dies Natalis Ke-29 Tahun ini berjudul “Reorientasi Pendidikan Vokasional & Tantangan New Normal (Kreatif, Inovatif dan Produktif di Era New Normal,” pungkasnya.

Beberapa rangkaian kegiatan dalam perayaan Dies Natalis Poltekpar Makassar yang akan dilaksanakan mulai tanggal 14-19 September 2020, diantaranya Bakti Sosial dengan membersihan tempat peribadatan (Masjid, Gereja dan Pura) dan Pembagian sembako, Webinar MICE dengan Prepare Your Future Job In MICE Industry, Webinar Internasional dengan tema New Normal Era ‘Tourism Challenge’ Serta Debat Tourism Knowladge Competition ‘Tour Guide Competition’ dan ‘Speech Competition’ .

Komentar