oleh

Diduga Langgar Kode Etik, KPU Maros Bakal Diperiksa Besok

Editor : Syarifah Fitriani-Politik-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akan menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) perkara nomor 88-PKE-DKPP/IX/2020 kepada Ketua dan anggota KPU Kabupaten Maros. Rencananya, sidang pemeriksaan akan digelar di Kantor Bawaslu Provinsi Sulsel, Makassar.

Sekretaris DKPP, Bernad Dermawan Sutrisno mengatakan agenda sidang ini adalah mendengarkan keterangan Pengadu dan Teradu serta Saksi-saksi atau Pihak Terkait yang dihadirkan.

“DKPP telah memanggil semua pihak secara patut, yakni lima hari sebelum sidang pemeriksaan digelar,” jelas Bernad.

Mereka yang diperiksa ialah, Samsu Rizal, Umar, Syahruddin, Mujaddid, dan Meilany (Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Maros) sebagai Teradu I sampai V.

Kelimanya diadukan oleh Fadhila Amalia karena diduga tidak profesional dalam seleksi calon Anggota PPS di Kabupaten Maros. Fadhila mendalilkan semua Teradu telah meloloskan seseorang tim sukses Bakal Calon dalam Pilkada Kabupaten Maros 2020, sebagai Anggota PPS.

Dijelaskan Bernad, pada proses seleksi, tertanggal 17 Maret lalu, tepatnya setelah pengumuman tes hasil wawancara, ada tanggapan dari masyarakat terkait adanya calon anggota PPS yang diduga terlibat dalam tim sukses salah satu Bakal Calon.

Namun setelah pengumuman, yang bersangkutan tetap lolos sebagai Anggota PPS di Kelurahan Alliritengae, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros.

“Pengadu sempat maporkan hal tersebut ke Panwascam Turikale. Namun pada akhirnya Nurul Fadillah Al Dafisa tetap dilantik pada 26 Juni,” tutupnya. (siti aminah)

Komentar