oleh

Perusahaan Diminta Rapid Test Demi Protokol Kesehatan

Editor : admin 1-Kesehatan-

BACAPESAN.COM – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Nganjuk mengambil langkah dalam pencegahan kasus akibat munculnya klaster Covid-19 dengan cara menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dan melakukan rapid test di dua perusahaan rokok.

Kasus Covid-19 ditemukan di pabrik rokok Sampoerna dan pabrik rokok Mangga Gandeng yang total pekerja reaktifnya ditemukan ada 110 orang. Bedanya, jika di Mangga Gandeng ditemukan banyak yang reaktif, di Sampoerna penularan bisa dicegah setelah perusahaan meliburkan karyawan yang kontak erat.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Koperasi dan Usaha Mikro (Disnakerkop UM) Agus Frehannedy mengungkapkan jika ada yang menunjukkan hasil reaktif, maka akan dilanjutkan dengan tes swab. Sehingga, bisa dipastikan apakah ada karyawan yang terkena Covid-19 atau tidak. “Ini bentuk mitigasi,” terangnya.

Untuk memastikan pelaksanaan protokol kesehatan sudah ditaati dan dipatuhi, dalam waktu dekat pemkab akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek fasilitas penanganan covid-19 dan untuk melihat penerapan physical distancing.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 dr Hendriyanto menyebutkan, hingga kemarin belum ada laporan terkait hasil swab yang diikuti oleh pekerja pabrik rokok. “Harusnya masih menunggu beberapa hari,” tandasnya.

Di luar perkembangan klaster pabrik rokok Mangga Gandeng, menurut Hendri kemarin kembali ada penambahan empat orang yang dinyatakan positif korona. Mereka adalah perempuan berusia 55 tahun asal Bagor yang dirawat di RSUD Kertosono yang mempunyai keluhan batuk dan sesak.

Tiga pasien lainnya tertular setelah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi ke 306. Yakni, laki-laki berusia 21 tahun asal Sawahan yang dirawat di Pu Sindok, serta laki-laki berusia 26 tahun asal Gondang yang juga dirawat di Pu Sindok.

Yang terakhir, keluarga pasien terkonfirmasi ke 306, yakni perempuan 41 tahun asal Loceret. “Pasien ini menjalani isolasi mandiri, sejauh ini belum ada keluhan apapun dari pasien,” terang pria yang juga sekretaris dinas kesehatan itu.

Dengan penambahan empat pasien kemarin, kasus Covid-19 Nganjuk mencapai 387 orang. “Total pasien sembuh ada 268 orang. Hari ini ada tambahan satu pasien sembuh,” imbuh Hendri tentang kepulangan perempuan berusia 55 tahun asal Baron tersebut. (jpg)

Komentar