oleh

Ribuan Ekstasi dan Sabu Senilai Rp3 Miliar Batal Diedarkan

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Armansyah-Headline, Hukum-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM– Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel terus bergerak menindak pelaku penyalahgunaan narkotika. Terbaru, sedikitnya sebelas tersangka berhasil diringkus oleh tim gabungan.

Kepala BNNP Sulsel, Brigjen Pol Idris Kadir menyampaikan, sebelas tersangka yang diringkus berasal dari tiga titik lokasi kejadian. Rinciannya, di lokasi pertama terjadi di depan kantor jasa pengiriman dengan tiga tersangka yang ditangkap 24 Juni 2020.

Masing-masing inisial nama SRP, NL dan IDR dengan barang bukti yang disita BNNP Sulsel yakni 2.923,5 butir narkotika jenis ekstasi. Kemudian, lokasi kedua terjadi di kantor jasa pengiriman Kota Parepare 23 Juli 2020. Ditempat ini, aparat BNNP Sulsel menangkap empat tersangka.

Masing-masing, ECH, UCH, AML dan AAZ atau AK. Barang bukti yang ditemukan yakni narkotika jenis ekstasi sebanyak 250 butir. Lokasi terakhir, Kelurahan Lalebata Kecamatan Pancarijang Kabupaten Sidrap 14 September 2020. Empat tersangka yang diamankan oleh tim gabungan.

Mereka adalah, inisial AD/TL, RS/TL, SHD/LC dan JSAD/TL. Petugas berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1,040 Kilogram (Kg) dan lima bungkus sabu seberat 26 gram.

“Jumlah tersangka sebelas orang dengan tiga lokasi berbeda. Penangkapan ini hasil koordinasi dengan Bea Cukai,” jelas Idris Kadir, Jumat (18/9).

Dijelaskan Idris, tersangka yang diringkus ini berdasarkan pemeriksaan mengaku sebagai pemain baru. Namun, jika dilihat dari gerak-gerik dan pengembangan tim bisa diduga merupakan pemain lama.

“Sesuai yang ditangkap ini akan diedar di berbagai tempat dengan sasaran masyarakat dan karyawan swasta,” katanya.

Dengan pengungkapan ini, kata Idris, BNNP Sulsel berhasil menyelamatkan kerugian negara sebesar Rp3 miliar. Itu, jika asumsi satu butir ekstasi sebesar Rp500ribu dan satu gram sabu Rp1,3 juta.

“Kita selamatkan anak bangsa kurang lebih 8000 orang,” jelasnya.

Komentar