oleh

Pj Walikota Minta Produk UMKM Dijual di Swalayan

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Dian-Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy meminta Dinas Koperasi UKM Kota Makassar menyiapkan produk-produk UMKM untuk dijual ke swalayan dan hotel-hotel. Agar mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar lebih maju.

Hal itu ia katakan saat menemui Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulsel, di Rujab Wali Kota Makassar, Rabu (23/9/2020).

“Kemarin saya sudah minta Dinas Koperasi untuk memililih produk-prduk UMKM yang sudah siap masuk ke toko-toko. Nanti kita buatkan surat edaran untuk seluruh produk kita yang sudah unggul ke semua supermarket misalnya Alfamart atau hotel untuk disediakan tempat,” kata Prof Rudy.

Prof Rudy menjelaskan, produk UMKM pilihan tersebut harus memenuhi standar pasar. Diantaranya kualitas, kuantitas, dan kontinuitas.

Pertama kualitas produk tersebut harus terjaga dengan baik saat perdana dimunculkan hingga berkelanjutan. Kedua kuantitas harus memenuhi jumlah tertentu yang layak diterima pasar. Ketiga kontinuitas yang menjaga stok produk harus tetap ada.

“Kita juga berikan pelatihan dari konsultan branding. Kenapa kita target swalayan seperti Alfamart, karena mereka memiki jaringan seluruh Indonesia. Kalau UMKM kita menghasilkan profit bagi mereka, pasti Alfamart daerah lain melirik produk UMKM kita,” lanjutnya.

Sementara Kepala BPPD Sulsel Andi Rahmat Manggabarani mengatakan, pihaknya menyetujui keinginan Prof Rudy untuk memulai pengembangan pariswisata Kota Makassar dari produk-produk UMKM.

Karena memang potensi itu seperti UMKM kuliner dan kreatif masih perlu butuh dukungan dari berbagi pihak supaya UMKM kita juga bisa tembus nasional dan targetnya mancanegara,” ucapnya.

Ia menambahkan, jika produk UMKM Kota Makassar tembus di kanca internasional, branding Kota Makasaar di mata dunia otomatis menjadi baik.

“Hal itu merupakan promosi secara gratis dan bisa mengundang orang-orang dari luar bisa berkunjung ke Kota Makassar,” tandasnya.

Komentar