oleh

Wabup Pinrang: Pengusaha yang Tak Patuhi Protkes Izinnya Dicabut

Editor : admin 1, Penulis : Amran-Daerah, Gaya Hidup, Kesehatan, Pinrang-

PINRANG, BACAPESAN.COM — Wakil Bupati Pinrang Alimin melakukan sosialisasi sekaligus pengarahan Perbup No. 34 tahun 2020 kepada sekitar 120 pelaku usaha tentang penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan dan penanganan penularan Covid-19 bertempat di Aula Kantor Bupati, Selasa (24/09/2020).

Sosialisasi yang menghadirkan kurang lebih 120 pelaku usaha ini juga dihadiri Wakapolres Pinrang Kompol Andi Jamaluddin, Kasdim 1404 Pinrang, Mayor Bakrie, Kasatpol PP Muhadir, Kadis Kesehatan dr. Dyah Puspita Dewi, Kadis PMPTSP Andi Mirani, Kabag Hukum Yosep Pao, Camat Watang Sawitto Andi Taufik dan Camat Paleteang Fachrullah.

Wabup Pinrang Alimin dalam arahannya mengatakan bahwa beliau melihat kecenderungan perkembangan Covid-19 di Kabupaten Pinrang mengalami peningkatan, sehingga Pemerintah menganggap perlu mengeluarkan Perbup sebagai payung hukum dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Pinrang.

Wabup menyampaikan bahwa keberhasilan dalam penanganan Covid-19 tidak bisa terwujud jika usaha itu hanya dilakukan oleh Pemerintah semata. Menurutnya, apa yang telah diupayakan oleh Pemda harus mendapatkan dukungan dari seluruh stakeholder. Olehnya itu, Wabup meminta dukungan kepada seluruh masyarakat khususnya para pelaku usaha untuk secara bersama-sama mendukung penanganan Covid-19 di Kabupaten Pinrang.

“Pemerintah selama ini telah berusaha maksimal dalam penanganan Covid-19. Tanpa dukungan seluruh stakeholder, hal ini akan sulit untuk diwujudkan. Melalui kesempatan ini, kita berharap dan meminta dukungan masyarakat khususnya para pelaku usaha untuk mematuhi protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan usahanya,” tegas Alimin.

Wabup berharap pelaku usaha yang hadir saat ini dapat menjadi contoh kepada pelaku usaha lainnya. Beliau juga meminta kepada pelaku usaha agar dapat menjadi corong dan tauladan dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Di waktu yang sama, Kadis Kesehatan dr. Dyah Puspita mengatakan hingga hari ini berdasarkan data Dinas Kesehatan, kasus Covid-19 mengalami peningkatan dan khusus Kecamatan Watang Sawitto sudah masuk zona merah.

Sementara Kabag Hukum Yosep Pao menyampaikan Perbup No. 34 Tahun 2020 ini bukan semata-mata keinginan dari Pemerintah Daerah saja. Perbup ini merupakan amanah dari Peraturan Presiden.

Sejalan dengan Kadis Kesehatan, Kabag hukum mengungkapkan bahwa perkembangan Covid-19 di Kabupaten Pinrang cenderung mengalami peningkatan. Ini merupakan salah satu hal yang mendorong Pemerintah untuk mengeluarkan Peraturan Bupati ini.

Dalam penegakannya, Yosep Pao menyampaikan bahwa dalam aturan ini, diterapkan sanksi secara bertahap mulai dari sanksi teguran hingga sanksi yang paling berat yakni denda atau pencabutan izin usaha.

Diketahui dalam Peraturan Bupati No. 34 Tahun 2020 yang mengatur tentang para pelaku usaha dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19, tertuang dalam pasal 25 ayat 3 yang menyebutkan bahwa setiap pimpinan/penanggung jawab badan usaha/pelaku usaha/pengelola usaha yang tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud dalam pasal 9 akan dikenakan sanksi teguran lisan, teguran tertulis berupa surat pernyataan, penutupan sementara tempat usaha, denda administratif paling sedikit 500 ribu rupiah dan paling banyak 1 juta rupiah dan/atau pencabutan izin usaha.

Komentar