oleh

Kuliah Umum, FH UMI Hadirkan Anggota DPR Hingga Hakim Mahkamah Agung

Editor : Syarifah Fitriani-Kampus-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Fakultas Hukum (FH) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar kuliah Umum dalam rangka penyambutan mahasiswa baru yang berlangsung, 23-24 September 2020.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Dekan Fakutas Hukum UMI, Prof Dr Said Sampara ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan politisi hingga praktisi hukum.

Dalam sambutannya, Prof Said Sampara menjelaskan, penyambutan maba yang digelar secara virtual lewat aplikasi video teleconference ini untuk membuka cakrawala berpikir mahasiswa baru tentang praktek hukum di Indonesia.

“Jadi penegakan hukum di Indonesia harus menyentuh ke substansi hukum yakni keadilan,” tegas Guru Besar FH UMI ini dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (24/9/2020).

Salah satu contohnya, kata Prof Said, adalah proses sidang dalam pengadilan yang dilakukan secara online. Ini untuk merespon perkembangan teknologi.

“Penanganan hukum di Indonesia misalnya di pengadilan itu terus mengalami perubahan. Seperti saat ini misalnya sidang dilakukan secara vittual, apakah sah? Iya itu sah. Ini selain tetap memastikan semua proses hukum berjalan juga untuk menjawab tantangan teknologi, apalagi di tengah gempuran Pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Sejumlah narasumber yang dihadirkan dalam kuliah umum ini adalah Prof Abdul Latif, Hakim di Mahkamah Agung (MA) yang juga Guru Besar FH UMI. Prof Abdul Latif didaulat membawakan materi berjudul ‘Tantangan Mahkamah Agung di Era Revolusi Industri 4.0’

Narasumber kedua adalah Ketua Pengwil Sulsel Dr H Abdul Muis, dengan materi bertajuk ‘Tantangan Notaris di Era Revolusi Industri 4.0’. Selanjutnya, CD Jamil Misbah, yang tidak lain adalah Ketua DPC Peradi Kota Makassar. Ia dipercayakan menghantar materi ‘Tantangan Advokat di Era revolusi Industri 4.0’

Pemateri selanjutnya adalah anggota Komisi III DPR RI -CD Syarifuddin Sudding. Politikus Partai Hanura ini dipercaya membawa materi ‘Tantangan DPR RI di Era 4.0’. Kemudian ada juga nama Inspektur JANMAS Kejaksaan Agung Dr H Cahirul Amir (Tantangan Kejaksaan di Era Revolusi Industri 4.0) dan Dr Rahman Thaha (Wakil Ketua Bidang Pengkajian MPR RI) lewat materi ‘Tantangan DPRD di Era Revolusi Industri 4,0’

Komentar