oleh

Ini Alasan Proyek Tol Laut Tetap Lanjut Meski Rugikan Masyarakat Kecil

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Hikmah-Headline, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Pembangunan tol laut (Makassar New Port) yang dirasa merugikan masyarakat kecil di Pulau Kodongareng, nyatanya mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Protes keras yang terus dilayangkan masyarakat pesisir terhadap penerapan program yang dicanangkan Jokowi sejak 2015 lalu ini, ditenggarai mengakibatkan masyarakat kehilangan mata pencahariannya sebagai nelayan.

Meski terus melayangkan penolakan, kenyataannya aksi masyarakat dari unjuk rasa hingga menginap di kantor Gubernur tak mampu meluluhkan hati penguasa.

Alasannya jelas, pembangunan tol laut dinilai membawa dampak positif baik di bidang ekonomi maupun kelancaran transportasi. Letak Geografis Sulawesi Selatan dinilai kuat dapat menjadi penghubung yang baik sehingga dibangunlah tol laut Ini.

Brigjen Pol Erwin Tjahara Rusmana, Asdep Asisten Mentrian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam) Bidang Keamanan Keselamatan Transportasi Penanganan Konflik Sosial dan Koordinator Penanganan Karhutla menilai kebijakan pembangunan Tol Laut ini sangat strategis.

Kata Erwin, Sulawesi Selatan khususnya Makassar yang menjadi jalan penghubung antar Indonesia dan negara lain.

“Kita mengakomodir semua dari Cina, Jepang dan tempat lain karena Sulawesi Selatan berhubungan langsung dengan negara negara tetangga. Makassar letaknya di tengah makanya sangat penting pembangunan Tol laut ini. Presiden mengapresiasi atas kebijakan strategis yang Gubernur, pemerintah daerah tingkat walikota dan kabuptaen atas pembangunannya ini,” ungkap Erwin saat ditemui di Hotel Sheraton Kamis (24/09/2020)

Lebih jauh Erwin mengatakan bahwa setiap kebijakan pastilah memiliki sampai baik Positif maupun negatif, seperti halnya pembangunan Tol Laut ini.

“Namanya kebijakan itu pasti ada positif dan negatifnya. Setiap dampak dan masalah yang kita rasakan pasti ada solusinya. Sebelum masalah ini mencuat kami memberikan arahan untuk mengurangi maupun menghilangkan permasalahan ini. Semuanya harus terakomodir,” pungkasnya.

Komentar