oleh

Lagi, Ekonomi Sulsel Terjun Bebas Hingga -3,9 Persen

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Hikmah-Headline, Keuangan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Ekonomi Sulawesi Selatan di triwulan ke dua 2020 mengalami kontraksi hingga -3,9 persen dibandingkan dengan tahun 2019 atau turun dibandingkan triwulan pertama yang tumbuh 3,1 persen.

Kontraksi tersebut masih ditenggarai oleh tekanan Covid-19 yang berdampak ke berbagai aspek seperti maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) serta kurang terserap nya tenaga kerja.

Akibatnya, kinerja konsumsi swasta seperti konsumsi rumah tangga dan LNPRT mengalami penurunan cukup dalam. Sementara itu, investasi juga mengalami perlambatan sejalan dengan proyek baru yang lebih terbatas akibat pengalihan anggaran untuk penanganan Covid-19.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Bambang Kusmiarso optimis terjadi pemulihan ekonomi di triwulan ke tiga. Hal tersebut kata Bambang sejalan dengan pembukaan kembali aktifitas usaha yang akan kembali mendongkrak perekonomian Sulsel.

“Perlambatan ekonomi Sulsel tercermin dari perlambatan penyaluran kredit baik konsumtif maupun produktif, meski demikian rasio loan to depusit (LDR) Sulsel masih berada di angka 100 persen yang mengidentifikasikan masih cukup tinggi aktifitas intermedintermediasi keuangan di Sulsel. Inflasi yang terkendali menjadi salah satu harapan pemulihan ekonomi,” katanya dalam gelaran Business Gathering 2020 dengan tema Mau n ciptakan Momentum Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan untuk Indonesia Maju yang digelar via Zoom Rabu (24/09/2020)

Lebih jauh, diperkirakan di triwulan ke tiga konsumsi swasta akan tumbuh lebih tinggi, hal ini sejalan dengan diselerasi keyakinan konsumen yang semakin melandai, serta konsumsi perintah yang diperkirakan akan semakin tumbuh.

Meski demikian pertumbuhan investasi diperkirakan masih terbatas yang dipengaruhi belum pulihnya kepercayaan investor pada awal masa pemulihan pandemi.

Komentar