oleh

Tahfidz Tahu Caranya Agar Pupuk Tak Langka Lagi

Editor : Lukman Maddu-Pilkada-

MAROS, BACAPESAN.COM – Untuk kesekian kalinya Andi Tajerimin menerima keluhan soal sulitnya petani mendapatkan pupuk. Kali ini dari warga Dusun Carangki, Desa Lekopancing, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sabtu malam, 26 September 2020.

Basri (46 tahun), salah seorang warga bertanya kepada calon bupati Maros nomor urut 1 itu. ”

Apa langkah Bapak untuk penambahan kuota pupuk?”

Tajerimin mengatakan bahwa jika pemerintah daerah serius, kuota pupuk sangat bisa ditambah. Bahkan soal harganya pun menurut dia memungkinkan lebih murah.

“Jika Tahfidz terpilih, bakal ada subsidi harga pupuk bagi petani,” ucapnya. Tahfidz adalah akronim Tajerimin bersama pasangannya Havid S Fasha. Havid juga hadir pada pertemuan tatap muka itu.

Tajerimin mengaku sudah lama resah dengan kebijakan pemerintah di Maros soal pertanian. Tengkulak merajalela, petani kesulitan pula mendapatkan pupuk.

“Bayangkan kami selalu membeli beras untuk dikirim ke Papua. Dan itu kami mesti ambil dari Sidrap karena di Maros tak memungkinkan,” ucapnya.

Anak seorang petani dari Dusun Lopi-lopi, Bantimurung itu juga berjanji akan membangun pabrik beras modern seperti yang ada di Sidrap. Sehingga para pembeli bisa mendapatkan beras terbaik dari Maros.

“Saya anak petani. Insyaallah saya bisa selesaikan permasalahan itu,” tuturnya.

Permintaan lain yang mengemuka adalah sulitnya kaum milenial mengembangkan bakat olahraganya. Tajerimin menimpali dengan komitmen membangun gelanggang olahraga setiap kecamatan.

Sedangkan persoalan lahan pemakaman yang semakin minim, yang ditanyakan warga bernama Ahmad (42), Havid yang menjawab.

“Kami akan bersinergi dengan para pengembang. Agar mereka menyediakan areal pekuburan di wilayah masing masing dengan program CSR. Jadi penekanan dalam pembangunan permukiman harus menyediakan juga lahan pekuburan,” ucap mantan anggota DPRD Maros itu. (*)

Komentar