oleh

Baru Tersalurkan 60 Ribu Bilyet, BI Buka Penukaran Uang Edisi Kemerdekaan

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Hikmah-Perbankan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Mata uang tujuh puluh lima ribu rupiah atau Uang Perayaan Kemerdekaan (UPK) yang di launching Bank Indonesia bertepatan dengan 75 tahun Indonesia merdeka baru tersalurkan sebanyak enam puluh ribu lembar Bilyet di Sulsel.

Jumlah tersebut masih terkesan minim jika dibandingkan dengan jatah Sulsel sebanyak dua juta seratus lembar Bilyet dari total keseluruhan UPK yang dikeluarkan di Indonesia sebesar tujuh puluh lima juta.

Menurut Deputi direktur kepala divisi sistem pembayaran pengelolahan uang rupiah BI sulsel, Muh Ali Afftan Azzuhdi, minimnya distribusi UPK ini ditenggarai aturan penyaluran yang diterapkan Bank Indonesia.

Menyoal pandemi covid 19 yang mempengaruhi keadaan ekonomi masyarakat Sulsel sehingga UPKkurang diminati, menurut Ali bukan menjadi sebab. Akan tetapi cara penyaluran UPK yang harus dilakukan secara individu dan prosesnya berlangsung beberapa waktu hingga UPK beralih ke tangan masyarakat menjadi alasan.

“Awalnya sistem kami di Bank Indonesia menggunakan sistem individu yang dibatasi pelayanannya yakni hanya anya 300 penukar perhari. Karena itu periode berikutnya diharapkan ada percepatan,” kata Ali dalam jumpa pers yang di gelar Bank Indonesia Jumat (25/09/2020) kemarin

Lanjutnya, untuk merealisasikan percepatan tersebut maka dibuka Penukaran UPK secara kolektif dengan harapan akan meningkatkan jumlah nilai tukar UPK tersebut.

“Selama ini masyarakat mengenal pertukaran UPK untuk individu, maka kemudian kami menghadirkan Penukaran uang secara kolektif dengan Bank Bank sebagai perpanjangan. Syarat Penukaran hanya KTP dan tidak pernah melakukan Penukaran UPK,” pungkasnya.

Komentar