oleh

Pemkab Enrekang Serius Jajaki Kerja Sama dengan Media Online

Editor : magang, Penulis : Qurniawan-Enrekang, Pemerintahan-

ENREKANG, BACAPESAN.COM — Tekad Pemkab Enrekang melalui Dinas Kominfo-Statistik untuk lebih memberdayakan peran media online melalui APBD 2021 semakin serius direalisasikan.

Kadis Kominfo-Statistik Enrekang Hasbar mengatakan media online akan diberi ruang untuk kiprahnya dalam melakukan pemberitaan Pemkab Enrekang melalui dukungan anggaran APBD 2021.

Dalam dukungan anggaran tersebut tentu tak lepas dari mekanisme yang harus dilakukan melalui Badan Perencanaan Daerah serta persetujuan DPRD.

Media online sebagai para pihak telah tervalidasi datanya dan telah melakukan pengajuan selaku mitra Pemkab Enrekang yang akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

“Wujud kemitraan yang dibangun tersebut prosesnya dari pihak manajemen media online yang mengajukan permohonan kerja sama tertulis kepada Dinas Kominfo-Statistik dan selaku Dinas Teknis difasilitasi wadah organisasinya yang telah terverifikasi,” kata Hasbar didampingi Kabid Humas Lubis Rahman, Senin (28/09/20).

Kadis Hasbar mengatakan dalam pantauan Dinas Kominfo-Statistik Enrekang, adanya media online dalam kuantitas penerbit serta kiprahnya yang tak disangkal sangat banyak dan beragam nantinya bisa lebih diringkas.

Oleh karena itu, untuk kemudahan administrasi serta mempermudah proses dan validasi, pengajuan kerja sama itu dilakukan melalui wadah satu pintu seperti permohonan AJOI Enrekang atau organisasi lain yang dilampiri beberapa pengajuan dari media online.

“Pengajuan kerja sama satu pintu melalui wadah organisasi ini bertujuan agar terbangun kemudahan dan kelancaran proses dalam administrasi dan memudahkan validasi data perusahaan media online yang eksis di daerah,” ujarnya.

Kata Hasbar, Pemda Enrekang akan bekerja sama dengan organisasi media online manapun sepanjang media tersebut memohon kerja sama publikasi media, terpenuhi syarat kelembagaannya dan tersedia pula alokasi anggarannya ditahun 2021.

Pengajuan dari organisasi jurnalistik serta melampirkan permohonan masing masing anggota perusahaan media online juga diperlukan didalamnya. Dari permohonan itu akan diketahui identitas media sekaligus kebutuhan anggarannya.

“Pengajuan kemitraan dari beberapa media online harus memiliki cabang atau biro yang berkedudukan dan beroperasi di Kabupaten Enrekang,” jelas Hasbar.

Selanjutnya dari pengajuan wadah organisasi, disaat kontrak kerja sama akan berjalan maka pihak Diskominfo-Statistik perlu memvalidasi syarat yang harus dipenuhi dari perusahaan media online seperti Identitas wartawan, SIUP, Nama media, NPWP, alamat perusahaan, dan alamat kantor Enrekang yang bisa ditambah keterangan wadah organisasinya, seperti JOIN, MOI, Gawat atau lainnya.

Sejumlah perusahaan media yang terlanjur mengajukan proposal kerja sama pada Pemda Enrekang atau Diskominfo-Statistik diharapkan segera berkoordinasi ulang melalui perwakilannya di daerah atau wadah organisasi yang menaunginya supaya pengajuan kerja sama tersebut tetap diwadahi satu pintu organisasi melalui biro atau wartawan yang ditunjuk di daerah.

“Jika memenuhi kriteria yang akan ditetapkan dan mendapat alokasi anggaran 2021 maka program kerja sama ini akan kita lakukan,” tutup Hasbar.

Komentar