oleh

UMI Bakal Sambut 13 Negara di Internasional Conference on Halal Issue Policy

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Yadi-Headline, Kampus-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kian berkibar, bersaing dengan kampus di Indonesia dan luar Negeri untuk peningkatan mutu pendidikan dan penelitian.

Salah satu hajatan internasional yang akan dilakukan dalam waktu dekat yakni menjadi tuan rumah penyelenggara event “International Conference on Halal Issue Policy. And Sustainabilty 2020”.

Akan digelar secara daring, kegiatan Akbar ini akan berlangsung pada tanggal 27-29 November di Kampus UMI Makassar, akan diikuti perwakilan 13 negara. Sekaligis publikasi presentase riset atau penelitian mahasiswa dan dosen. Serta membahas issue strategis perkembangan saat ini.

Rektor UMI Makassar, Prof Dr Basri Modding, menuturkan pelaksanaan The second conference international on halal issue, policy, and sustainablitiy merupakan conference yang dilaksanakn oleh UMI pqda bulan November ini, membahas issue aktual terkini.

“The second conference international on halal issue, policy, and sustainablitiy. Akan diikuti 13 negara,” tutur Basri Modding di Menara UMI lt 9. Usai launching “The second conference international on halal issue, policy, and sustainablitiy”, Selasa (28/9/2020).

Wakil Rektor V UMI sekaligus ketua Panitia Prof Dr Ir Hatta Fattah, Ketua bidang pendidikan yayasan UMI Prof Dr Masrurah Mokhtar, Wakil Rektor I Dr Ir Hanafi Ashad, wakil Rektor II Prof DR Salim Basalamah.

Lebih lanjut, Mantan Direktur PPs UMI ini berharap conference ini menjadi platform bagi para peneliti dari kalangan akademisi. Khususnya dosen UMI dengan berbagai disiplin ilmu dan participan dari 13 negara untuk mempresentasikan hasil risetnya.

“Hasil penelitian dan karya ilmiah akan menjadi kolaborasi dan melahirkan ide, gagasan serta pemikiran inovatif,” jelas guru besar FE UMI ini.

Prof Basri Modding menambahkan, pihaknya di UMI akan terus mendorong peneliti dones dan mahasiswa untuk senantiasa berkolaborasi dalam pengembangan sesuai tuntunan dan kebutuhan di masyarakat.

“Publikasi karya ilmiah dan pasticipan pada konference ini, akan dipublikasikan pada prosiding atau jurnal yang terindek scopus. Karena kegiata ini sangat bermanfaat bagi perkembangam institusi UMI ke depan,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Ketua pembina Prof Dr Mansyur Ramly, mengatakan sangat mensupport kegiatan yang dilaksanakan pihak Rektorat. Hal ini sebagai wujud implementasi perguruan tinggi dalam menggacai World Class University (WCU).

“Tentu Yayasan Wakaf UMI sangan mendukung dan support penuh kegiatam dimagsud. Harapn kita juga semoga mendapat apresiasi pergurian tinggi lain. Kami Yayasan berharap Rektorat terus melakukan kegiatan internasional apagi target kita World Class University,” harap dia.

Adapun 13 peserta dari negara tetangga yang akan ikuti acara tersebut yakni. Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Afrika, Australia, Kanada, Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan, Kamboja dan Indonesia (UMI).

Komentar