oleh

Viral Kegiatan Zumba Pancing Kerumunan, Ini Tanggapan Penyelenggara

Editor : admin 1-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Niat tingkatkan imun malah buat orang berkerumun. Kira-kira hal ini yang terjadi dalam kegiatan yang digelar kelompok ibu-ibu yang tergabung dalam Moms Dance Club (MDC).

Lomba zumba yang di gelarnya pada minggu malam (27/09/2020) kemarin di KFC Ratulangi mendadak viral sehubung dengan tidak diterapkannya protokol Covid-19 serta memancing kerumunan.

Menanggapi videonya yang viral tersebut, Mona salah satu Instruktur MDC angkat Bicara. Menurutnya, protokol telah diterapkan, selain itu dirinya telah menginformasikan kepada pihak keamanan mengenai kegiatannya tersebut.

“Saya memang tidak bersurat, tetapi saya telah menyampaikan kepada pihak berwajib secara lisan.” Pungkasnya saat di konfirmasi di KFC Ratulangi Senin (28/09/2020).

Lanjut Mona, dalam penyelenggaraan acara tersebut pihaknya hanya mengundang sekitar 50 orang peserta untuk hadir dalam kegiatan zumba ini.

“Yang banyak dan berkerumun itu pengunjung KFC yang menonton kegiatan kami. Kalau peserta yang kami undang hanya sekitar 50 orang, itupun menerapkan protokol kesehatan” tambahnya.

Berbeda dengan pernyataan Mona, Darman Samad selaku Rest General Manager mengaku menyiapkan sekitar 100 kupon makanan untuk peserta di kegiatan tersebut.

“Kami hanya menyiapkan tempat, kami juga menyiapkan 100 kupon untuk acara tersebut. Kami tidak tau menau soal jumlah peserta.” ujarnya.

Sementara itu, Wahyu selaku Area Manager KFC mengaku kecolongan atas kejadian tersebut. “Kalau bahasa kasarnya kami kecolongan” ucapnya.

Menanggapi peristiwa ini, Kepala Satpol-PP Kota Makassar, Imam Huud mengatakan bahwa pihaknya telah menyurati pihak KFC Ratulangi Makassar.

“Kami sudah surati untuk memberikan konfirmasi terkait kegiatan yang diadakan,” ujarnya via whatsapp, Senin (28/09/2020).

Jika melanggar Perwali nomor 51 tahun 2020 kata Imam, maka ia sebagai Tim Penegak perda maka akan memberikan peringatan keras.

“Sesuai Perwali nomor 51 tahun 2020, kalau melanggar pasti berikan peringatan keras,” tutupnya. (*)

Komentar