oleh

KPPU Pantau Proyek Tambang Pasir, Hilman: Siapapun yang Terlihat Akan Diperiksa

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Hikmah-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Komisi Persaingan dan Pengawasan Usaha (KPPU) saat ini tengah melakukan pemantauan terhadap proyek tambang pasir yang dikerjakan oleh perusahaan besar yang ‘dicurigai’ kolega Gubernur.

Perusahaan besar tersebut merupakan 2 dari 12 perusahaan yang mengantongi izin tambang pasir untuk pembangunan Tol Laut. Dua perusahaan tersebut yakni PT Banteng Laut Indonesia dan PT Nugraha Indonesia Timur.

Menurut Kepala Kantor Wilayah VI Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Hilman Pujana saat ini belum ada laporan yang masuk mengenai dugaan monopoli proyek yang dicurigai dilakukan oleh orang terdekat Gubernur.

Meski demikian Hilman mengatakan saat ini pihaknya tetap melakukan pengawasan.

“Untuk kasus ini, harus melakukan klarifikasi terlebih dahulu. Untuk sementara ini dari Kepala Bidang Hukum belum ada laporan yang masuk terkait laporan tersebut. Untuk masyarakat yang mengetahui silakan saja melaporkan, namun untuk laporan kami akan lakukan klarifikasi terlebih dahulu untuk mengumpulkan data,” ujar Hilman Senin (28/09/2020)

Saat ini kata Hilman, pihaknya telah mengumpulkan data sekunder terkait tudingan monopoli proyek tersebut.

“Sementara masi data sekunder, akan kita lakukan klarifikasi sesuai arahan pimpinan dari pusat, apalagi Makassar ini zona merah maka kami tetap membatasi namun kami optimalkan dengan online pemeriksaan,” katanya

Namun demikian kata Hilman, Jika memang nantinya ditemukan praktik monopoli proyek dan ada kongkalikong dengan pemangku jabatan, maka pihaknya akan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan untuk dimintai keterangan kemudian akan dikenakan sanksi.

“Siapa saja yang terlibat akan kami periksa. Untuk sanksi sudah jelas di Undang Undang Nomor 5 yakni sanksi administratif dengan denda 1 Milyar hingga 25 Milyar, kemudian kami akan liat konteks persekongkolannya seperti siapa yang merekomendasikan perusahaan,” pungkas Hilman.

Komentar