oleh

DPO Penggelapan Dana Hibah Pendidikan Dibekuk di Kalimantan

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Sudirman-Sulbar-

MAMUJU, BACAPESAN.COM- Kepala Kejaksaan Tinggi,(Kejati) Sulawesi Barat (Sulbar), Johny Manurung melalui tim Intelijen Kejati Sulbar berhasil menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) terpidana Ruspahri di salah satu pulau (Pulau Krayan) suatu desa yang masuk dalam Kabupaten Kota Baru Provinsi Kalimantan Selatan dengan bantuan masyarakat di dua desa tersebut.

Penangkapan DPO yakni pada Selasa (29/09) setelah dilakukan pengintaian selama empat hari. DPO selaku Ketua PKBM Ar-Rahmat sebelumnya diberi amanah menyelenggarakan kegiatan keaksaraan yang diprogramkan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat pada Tahun 2012, telah menerima dana hibah dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat sebesar Rp 424.000.000.

Selanjutnya terpidana melakukan penyalahgunaan dana tersebut dengan cara tidak melaksanakan kegiatan berdasarkan naskah perjanjian hibah daerah dan tidak menyalurkan dana tersebut sehingga telah merugikan keuangan Negara sebesar Rp 270.250.000.

“Atas perbuatan Terdakwa Ruspahri tersebut, terdakwa diputus bersalah oleh Majelis Hakim Tipikor dan harus dihukum penjara selama 4 (empat) tahun denda sebesar Rp 50.000.000 subs enam bulan, membayar uang pengganti sebesar Rp 270.250.000, subs satu tahun dan enam bulan berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Mamuju No. 13/Pid.Sus/2018/PN.Mam tanggal 12 Desember 2018,” terang Johny Manurung, Rabu (30/09).

Sebelumnya Terpidana Ruspahri tidak dapat dihadirkan di persidangan, oleh karena dia melarikan diri sejak November 2017.

Komentar