oleh

AKAR-LHD Door to Door Untuk Mendulang Suara di Pilkada Soppeng

Editor : magang, Penulis : Ilham-Daerah, Gaya Hidup, Kesehatan, Pilkada, Politik, Soppeng-

SOPPENG, BACAPESAN.COM — Memasuki kampanye Pilkada tahun 2020 untuk calon Bupati dan Wakil Bupati Soppeng, tim pemenangan AKAR-LHD terus mencoba berbagai strategi untuk menggait para pemilik suara.

Di masa pendemi saat ini, sejumlah aturan kampanye tidak lagi bisa dilakukan seperti biasa. Untuk itu, tim pemenangan AKAR-LHD mennyiasati berbagai cara agar calonnya tetap menyentuh masyarakat secara masif namun dengan tidak melanggar aturan.

Ketua Tim pemenangan AKAR-LHD Syaharuddin mengatakan, tim pemenang saat ini harus bekerja ekstra dikarenakan masa pendemi seperti sekarang ini sangat menghambat dalam mengumpulkan massa yang melebihi aturan yang ditetapkan oleh KPU.

“Suasana Pilkada tahun ini sangat berbeda dengan Pilkada yang lalu. Saat ini banyak aturan yang harus ditaati utamanya protokol kesehatan,” ujar Syahar.

Beliau juga menjelaskan, Pilkada Soppeng yang dihadapkan dengan kolom kosong tidak berarti mereka tidak bekerja, semua tim dan partai pengusung saat ini sudah bergerak mendulang suara untuk memenangkan AKAR-LHD.

“Kita tidak bisa bersantai meski popularitas AKAR-LHD tinggi. Untuk itu, semua tim bergerak untuk mendapat simpati masyarakat,” jelasnya.

Syaharuddin yang juga merupakan Ketua DPRD Soppeng ini mengurai, saat ini pasangan calon bupati dan wakil bupati AKAR-LHD sedang melakukan strategi door to door atau kegiatan berkunjung langsung ke rumah warga.

“Sekarang calon wakil bupati sudah melakukan kegiatan door to door, menemui tokoh-tokoh masyarakat, dimana keduanya berbagi tugas. LHD memfokuskan kunjungan di kota sedangkan AKAR akan memfokuskan kunjungan untuk masuk ke daerah-daerah terpencil,” jelasnya.

Sebelumnya calon Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak mengungkap akan berkampanye baik secara virtual maupun dengan cara bekunjung langsung ke rumah masyarakat.

“Dimasa pandemi ini, kita dibatasi dengan PKPU. Tidak ada lagi kampanye yang mengumpulkan massa dan tidak ada lagi konser musik. Meski demikian, saya akan melakukan kampanye secara virtual ataupun kunjungan langsung ke rumah masyarakat (door to door),” jelas Kaswadi.

Komentar