oleh

Emak-Emak Ini Siap Hadiri Sidang Interpelasi Bupati Takalar

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Ady-Takalar-

TAKALAR, BACAPESAN.COM – Diundang oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Takalar hadiri interpelasi Bupati Takalar Syamsari, Emak-emak ini menyatakan siap untuk datang di Gedung DPRD Takalar dan membawa kartu sapi besok, Jumat (2/10/2020).

Emak-emak yang merupakan warga, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar ini rencananya akan hadir di Gedung DPRD memenuhi undangan terbuka melalui media oleh Ketua DPRD Takalar Darwis Sijaya.

“Insya allah kami Emak-emak siap datang di Gedung DPR Takalar untuk melihat langsung sidang interpelasi Bupati Takalar,” kata Herlina Daeng Sakking, perwakilan Emak-emak Maradekaya, Kamis (1/10/2020).

Herlina Daeng Sakking menambahkan, bahwa kartu sapi miliknya dan Emak-emak lainnya merupakan pemberian tim sukses Bupati Takalar dan Wakilnya Achmad Se’re pada Pilkada 2017 lalu.

“Kartu ini diberikan waktu Pilkada 2017 lalu oleh tim sukses Bupati Takalar yang katanya kalau Pak Syamsari terpilih Bupati maka kita akan diberikan sapi, tetapi nyatanya tidak, harus melalui kelompok tani ternak,” ujar Herlina Daeng Sakking.

Sementara itu, Ketua DPRD Takalar Darwis Sijaya melaui pernyataan sikapnya kemarin mengatakan bahwa janji Bupati Takalar untuk pemberian sapi per ekor untuk setiap Kepala Keluarga (KK) setelah terpilih nanti itu tidak dipenuhi.

“Sebab yang dapat kartu sapi saat Pilkada bukan itu yang diberikan sapi saat ini, tetapi aturannya sekarang harus melalui kelompok ternak,” kata Darwis Sijaya.

Darwis Sijaya pun menjelaskan, bahwa memang benar Pemkab Takalar telah menyalurkan bantuan ternak sapi ke sebagian masyarakat Takalar diangka kurang lebih 2000 ekor. Hanya saja, pemberian bantuan sapi tersebut bukan per KK, tetapi harus melalui Kelompok Tani (Poktan).

“Memang benar, pada tahun 2018, Pemkab Takalar telah membagikan 170 ekor sapi ke warga. Sedangkan 2019, jumlahnya 1.409 ekor. Kemudian yang menggunakan APBN dari semua Desa itu sekira 1.000 ekor. Tetapi itu dibagikan per Poktan, bukan per KK. Intinya, besok di interpelasi, kita akan tanyakan ke Bupati terkait persoalan ini,” pungkasnya. (*)

Komentar