oleh

Tahfidz Tak Mau Jauh dari Ulama

Editor : Syarifah Fitriani-Pilkada-

MAROS, BACAPESAN.COM – Pengajian rutin malam Jumat kembali digelar di Posko Induk Pemenangan Andi Tajerimin-Havid S Fasha (Tahfidz), Jalan Poros Maros-Pangkep, 1 Oktober 2020. Kalangan ibu-ibu, hafiz, dan anak yatim diundang untuk sama-sama membaca ayat suci Alquran dan mendengar tausiah.

Tajerimin juga hadir. Mengenakan kemeja batik dan berkopiah hitam, perintis pesantren DDI pertama di Timika, Papua itu menyempatkan memberi “sepatah kata”.

“Segala daya dan upaya kita jalankan. Namun jangan lupa kekuatan doa yang utama. Semoga perjuangan kita semua mendapat keberkahan dari Allah Subhahanu Wata’ala,” ujarnya.

Tajerimin menjalankan nasihat ulama kharismatik Sulsel asal Maros, AGH Sanusi Baco. Saat bertemu beberapa waktu lalu, sang Anregurutta menuturkan bahwa apapun dalam hidup ini, termasuk jabatan, hanya bisa didapat lewat pertolongan Allah Swt.

“Di dunia ini ada sunatullah, siapa yang kuat bisa menang. Tetapi selain itu, ada yang namanya inayah. Itulah pertolongan Allah,” tutur Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel tersebut.

Anregurutta mengisahkan Gus Dur. “Siapa sangka Gus Dur bisa jadi presiden, saat itu dia tak diperhitungkan. Tetapi karena inayah, apapun bisa terjadi,” tambahnya.

Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulsel itu berpesan kepada Tajerimin untuk menjalankan sunatullah, berjuang sekuat tenaga, bersosialisasi, berkampanye. Namun jangan lupa berharap inayah.

Tajerimin meminta para simpatisan, termasuk tim dan relawan terus berdoa, sambil terus bergerak meraih dukungan masyarakat.

Pengajian malam tadi berlangsung semarak. Ustaz kondang, Arifuddin Lewa alias Arle hadir. Mantan anggota DPRD Makassar itu memberi tausiah sekaligus memimpin doa untuk kemenangan Tahfidz, pasangan nomor urut 1 di Pilkada Maros 2020.

Selain itu, hadir juga ustas milenial Maros, Ustaz Farid Wajedy dan beberapa ustaz lainnya.

“Kita memang ingin selalu dekat ulama,” ucap Tajerimin. (*)

Komentar